Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mahasiswa STIKES Piala Sakti Pariaman Ikuti Capping Day, Wali Kota Tekankan Profesionalisme Tenaga Kesehatan

5 Mei 2026 | 5.5.26 WIB Last Updated 2026-05-05T12:56:06Z


Pariaman - Sebanyak 86 mahasiswa STIKES Piala Sakti Pariaman resmi mengikuti prosesi pemasangan uniform dan pengucapan sumpah janji bagi program DIII Kebidanan serta kepaniteraan S-1 Keperawatan Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang digelar di Aula Balaikota Pariaman, Selasa (5/5/2026) ini turut dihadiri Wali Kota Pariaman, Yota Balad.

Dalam sambutannya, Yota Balad menegaskan bahwa momen pemasangan uniform bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kesiapan moral dan profesional mahasiswa untuk memasuki dunia pelayanan kesehatan.

“Ini adalah tanda bahwa ananda siap memikul tanggung jawab besar sebagai garda terdepan di bidang kesehatan. Profesionalitas itu ditunjukkan dari disiplin, dedikasi, dan keramahan dalam melayani pasien,” ujarnya.

Sebanyak 86 mahasiswa yang mengikuti prosesi tersebut terdiri dari 14 mahasiswi DIII Kebidanan dan 72 mahasiswa S-1 Keperawatan. Dari jumlah tersebut, 11 orang merupakan penerima manfaat program unggulan Pemko Pariaman, yakni Saga Saja Plus (Satu Keluarga Satu Sarjana Plus).

Yota Balad menjelaskan, program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

“Pendidikan adalah jalan paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh,” katanya.

Prosesi capping day atau pengucapan sumpah janji menjadi titik penting dalam perjalanan akademik mahasiswa kesehatan. Momentum ini menandai peralihan dari fase pembelajaran teori menuju praktik klinik secara langsung di fasilitas pelayanan kesehatan.

Wali Kota juga mengingatkan pentingnya sikap humanis dalam dunia medis. Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya soal keahlian teknis, tetapi juga menyangkut empati dan komunikasi.

“Senyuman adalah bagian dari terapi. Pasien tidak hanya butuh obat, tetapi juga butuh perhatian dan sikap yang menenangkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua STIKES Piala Sakti Pariaman, Syahrul, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa dalam menjalani praktik lapangan di berbagai fasilitas kesehatan.

“Melalui pemasangan uniform ini, mahasiswa diharapkan siap mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, praktik klinik nantinya akan dilaksanakan di rumah sakit, klinik, serta berbagai lembaga layanan kesehatan lainnya sebagai bagian dari proses pembentukan tenaga kesehatan yang kompeten dan beretika.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna, menandai awal pengabdian para calon tenaga kesehatan yang diharapkan mampu berkontribusi bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kota Pariaman dan sekitarnya. (*)
×
Berita Terbaru Update