Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

15 Desa di Pariaman Gandeng Yayasan Al-Mughny Siapkan Kader Hafiz, Imam, dan Mubalig

5 Mei 2026 | 5.5.26 WIB Last Updated 2026-05-05T13:01:33Z


Pariaman - Sebanyak 15 kepala desa di Kota Pariaman menandatangani perjanjian kerja sama dengan Yayasan Al-Mughny terkait program “Penyiapan Kader Hafiz Al-Qur’an, Imam, Khatib, dan Mubalig Desa”. Kesepakatan ini menjadi tindak lanjut kolaborasi antara Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dengan pihak yayasan.

Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Pariaman, Selasa (5/5/2026), dan disaksikan Wali Kota Pariaman Yota Balad yang diwakili Asisten I Setdako, Elfis Candra. Turut hadir Ketua Pembina Yayasan Al-Mughny Mukhlis Rahman, Ketua Yayasan Jamohor, serta Kepala DPMD Ahadi Nugraha.

Dalam sambutannya, Elfis Candra menyampaikan apresiasi atas komitmen Yayasan Al-Mughny dalam mendukung program unggulan Pariaman RISALAH (Beriman, Sholeh, dan Berakhlak) yang menjadi bagian dari visi-misi kepemimpinan daerah.

“Kegiatan ini merupakan langkah konkret memperkuat nilai-nilai keagamaan, sekaligus memakmurkan masjid dan lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kota Pariaman,” ujarnya.

Ia menegaskan, peran aktif pemerintah desa sangat penting dalam menyukseskan program tersebut, terutama dengan mendorong generasi muda untuk mengikuti pendidikan keagamaan sebagai benteng moral di tengah derasnya arus digitalisasi.

Sementara itu, Mukhlis Rahman menilai sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan merupakan kunci dalam membangun peradaban berbasis nilai spiritual.

“Tidak ada pengembangan agama yang berhasil tanpa dukungan pemerintah. Kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan generasi hafiz-hafizah yang berakhlakul karimah dan siap menjadi teladan di tengah masyarakat,” katanya.

Program ini akan menjangkau 15 desa, yakni Pauh Barat, Cimparuah, Batang Tajongkek, Marunggi, Sikabu, Rambai, Sungai Kasai, Apar, Sikapak Timur, Koto Marapak, Cubadak Mentawai, Kampung Tangah, Rawang, Cubadak Air, dan Tungkal Selatan.

Melalui kolaborasi ini, Pemko Pariaman berharap lahir kader-kader keagamaan yang tidak hanya kuat dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadi imam, khatib, dan mubalig yang berperan aktif dalam kehidupan sosial masyarakat. (*)
×
Berita Terbaru Update