Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wawako Mulyadi Resmikan Penerapan Teknologi AWD, Dorong Efisiensi Air dan Produktivitas Padi di Pariaman

22 April 2026 | 22.4.26 WIB Last Updated 2026-04-22T00:27:53Z


Pariaman - Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, secara resmi membuka kegiatan penerapan Teknologi Alternate Wetting and Drying (AWD) pada budidaya padi di Kelompok Tani Santok Indah, Desa Air Santok, Kecamatan Pariaman Timur, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Universitas Andalas (Unand) dengan perusahaan Jepang Archeda Co., sebagai upaya mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di Kota Pariaman.

Metode AWD sendiri merupakan teknik pengelolaan air pada lahan sawah dengan sistem pengeringan dan pengairan secara bergantian.
 
Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air sekaligus menekan emisi gas rumah kaca dari sektor pertanian.
Dalam sambutannya, Mulyadi menegaskan bahwa paradigma lama dalam budidaya padi yang selalu menggenangi sawah perlu mulai diubah.

“Air memang menjadi nyawa bagi tanaman padi. Namun, penggenangan terus-menerus justru membuat akar sulit bernapas dan menyebabkan pemborosan air,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa melalui metode AWD, penggunaan air irigasi dapat dikurangi hingga 20 persen tanpa menurunkan produktivitas hasil panen. Dengan pengaturan air yang lebih terukur, tanaman tetap dapat tumbuh optimal meskipun dalam kondisi keterbatasan sumber air.

Mulyadi juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi Archeda Co. Jepang yang dipimpin oleh Takayuki Ota, serta civitas akademika Unand yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kehadiran para ahli ini menjadi kebanggaan bagi kami. Manfaatkan kesempatan ini untuk menyerap ilmu sehingga teknologi AWD dapat diterapkan tidak hanya di sini, tetapi juga di kelompok tani lain di Kota Pariaman,” katanya.

Ia berharap melalui penelitian dan penerapan teknologi ini, akan diperoleh kajian komprehensif dari sisi teknis, lingkungan, dan ekonomi, sekaligus menentukan lokasi yang paling tepat untuk implementasi AWD secara luas.

Sementara itu, Kepala Desa Air Santok, Edison, menyebutkan bahwa Kelompok Tani Santok Indah kerap menjadi mitra kerja sama berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

“Kami berharap pendampingan dari Unand terus berlanjut sehingga hasil panen meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujarnya.

Penerapan teknologi AWD ini diharapkan menjadi langkah awal transformasi pertanian di Kota Pariaman menuju sistem yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. (*)
×
Berita Terbaru Update