Pariaman - Wali Kota Pariaman, Yota Balad meninjau langsung pelaksanaan latihan fisik peserta Bimbingan Belajar (Bimbel) Gratis Sekolah Kedinasan Tahun 2026 di Youth Center, Desa Rawang, Kecamatan Pariaman Tengah, Rabu pagi (29/4/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Yota Balad menegaskan bahwa kesiapan fisik menjadi faktor krusial dalam proses seleksi sekolah kedinasan.
“Latihan fisik sangat penting karena menjadi salah satu tahapan utama yang menentukan kelulusan. Banyak peserta gagal bukan karena akademik, tetapi karena kurangnya persiapan fisik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian latihan dengan serius dan disiplin, serta tidak bergantung pada faktor non-teknis.
“Jangan berpikir harus ada ‘orang dalam’ untuk lulus. Yang terpenting adalah usaha, disiplin, dan kesungguhan. Lengkapi juga dengan ikhtiar spiritual, seperti salat tahajud,” katanya.
Program Bimbel Sekolah Kedinasan ini merupakan salah satu program unggulan pasangan Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi periode 2025–2030. Program tersebut dirancang untuk membantu pelajar, khususnya dari keluarga kurang mampu, agar mampu bersaing dalam seleksi masuk berbagai sekolah kedinasan di Indonesia.
Menurut Yota Balad, program ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya dan terus dioptimalkan agar memberikan hasil nyata bagi masyarakat.
“Manfaatkan program ini dengan maksimal. Semakin banyak yang lulus, semakin terasa manfaatnya bagi masyarakat Kota Pariaman,” ujarnya.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, beserta jajaran dan para pelatih dari personel Polres Pariaman dan Kodim 0308 Pariaman. (*)