Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Pariaman Dorong PMII Jadi Garda Moral dan Penggerak SDM serta Pariwisata

20 April 2026 | 20.4.26 WIB Last Updated 2026-04-20T12:09:09Z

Pariaman - Pemerintah Kota Pariaman menegaskan fokus pembangunan daerah saat ini tertuju pada sektor pariwisata dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Dalam konteks tersebut, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga moralitas mahasiswa sekaligus berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat.

Hal itu disampaikan Wali Kota Pariaman yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Ferialdi, saat membuka peringatan Harlah ke-66 PMII yang dirangkai dengan Halal Bihalal PMII Kota Pariaman di Pentas Seni Pantai Kata, Minggu (19/4/2026).

Dalam sambutannya, Ferialdi menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang konstruktif di tengah dinamika pembangunan daerah.

“Saya ingin menitipkan pesan kepada kader PMII Kota Pariaman. Jadilah agen perubahan yang mampu melahirkan pemikiran progresif. Jadilah intelektual movement yang memberi solusi, bukan sekadar kritik tanpa dasar,” ujarnya.

Ia juga mendorong PMII untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Pariaman agar dapat berkontribusi lebih luas dalam program pembangunan, khususnya di bidang pendidikan dan ekonomi kreatif yang menopang sektor pariwisata.
Mengusung tema “Silaturrahmi Tanpa Batas, Pergerakan Tanpa Henti, PMII 66 Tahun Mengabdi”, peringatan ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian kepada umat dan bangsa.

“Usia 66 tahun bukanlah usia muda. Ini bukti kedewasaan dan konsistensi PMII dalam mengawal nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah dan keindonesiaan,” tambahnya.

Peringatan Harlah tersebut turut dihadiri pendiri PMII Kota Pariaman, Armaidi Tanjung, serta sejumlah alumni dan tokoh PMII, seperti Ory Sativa Sakban, Afrinaldi, Khairul Rianda, dan Ketua PMII Kota Pariaman aktif, Annisa Pitri.

Dalam kesempatan itu, Armaidi Tanjung menekankan pentingnya menjaga kesinambungan semangat perjuangan organisasi dengan menghormati para pendiri dan pendahulu.

“PMII Kota Pariaman berdiri sejak 2007 dan telah melahirkan banyak alumni yang kini berkiprah sebagai ASN, pendidik, pengusaha, hingga tokoh masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ory Sativa Sakban mengingatkan kader PMII untuk memanfaatkan masa mahasiswa sebagai ruang berproses dan membangun kapasitas diri.

“Organisasi adalah tempat belajar memimpin dan dipimpin. Yang tak kalah penting, bangun jejaring karena itu akan sangat berguna di masa depan,” katanya.

Acara ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun sebagai simbol peringatan Harlah ke-66 PMII, yang diserahkan oleh Ketua PC PMII Kota Pariaman kepada para senior dan pendiri organisasi, menandai semangat kebersamaan lintas generasi dalam menjaga eksistensi dan kontribusi PMII di Kota Pariaman. (*)
×
Berita Terbaru Update