Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mendes PDT Serahkan Bantuan Pertanian dan Resmikan Josal FC Academy di Pariaman

4 April 2026 | 4.4.26 WIB Last Updated 2026-04-04T15:17:19Z


Pariaman - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Yandri Susanto menyerahkan bantuan pertanian sekaligus meresmikan pembangunan Josal FC Academy, pondok pesantren, dan Masjid Al Azis di Dusun Sirambang, Desa Cubadak Air Utara, Kecamatan Pariaman Utara, Sabtu (4/4).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Arisal Azis, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, serta Wali Kota Pariaman Yota Balad dan Wakil Wali Kota Mulyadi.

Yandri Susanto menegaskan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi desa berbasis pertanian.

“Kita ingin desa menjadi aktor utama ketahanan pangan nasional. Teknologi seperti mesin perontok harus mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan meliputi satu juta bibit kelapa, satu juta bibit pinang, serta mesin perontok gabah. Selain sektor ekonomi, pemerintah juga mendorong penguatan pendidikan dan spiritual melalui peletakan batu pertama pembangunan masjid dan pondok pesantren.

Arisal Azis menyebut bantuan tersebut sebagai bukti aspirasi masyarakat desa mendapat perhatian di tingkat pusat. Ia juga menekankan pentingnya pembangunan pesantren sebagai pusat pembinaan generasi berkarakter.

“Pertanian adalah urat nadi. Bantuan ini agar petani lebih sejahtera, dan pesantren menjadi tempat lahirnya generasi berilmu dan berakhlak,” katanya.

Sementara itu, Mahyeldi Ansharullah menilai pengembangan komoditas kelapa dan pinang sebagai investasi jangka panjang bagi ekonomi daerah, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang produktif dan religius.

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan provinsi. Ia menegaskan pembangunan Josal FC Academy mengusung konsep integrasi olahraga dan pendidikan agama.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi sumber daya manusia. Akademi ini diharapkan menjadi yang pertama di Sumatera dengan konsep pesantren berbasis sepak bola,” ujarnya.

Pemerintah Kota Pariaman menilai program tersebut dapat menjadi model pengembangan desa berbasis olahraga, pendidikan, dan ekonomi lokal secara terpadu. (*)

×
Berita Terbaru Update