Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wawako Mulyadi Dorong Pengembangan Bank Sampah Usai Sosialisasi Perda oleh Hendra Halim

14 Maret 2026 | 14.3.26 WIB Last Updated 2026-03-14T13:53:21Z


Pariaman - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PAN, Hendra Halim, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Sumbar Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Tong Kopi, Kota Pariaman, Sabtu (14/3). Kegiatan tersebut diawali dengan buka puasa bersama masyarakat yang hadir dari berbagai unsur.

Acara sosialisasi ini turut dihadiri anggota DPRD Kota Pariaman Indra Jaya, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga dari berbagai desa di Kota Pariaman. Kegiatan berlangsung dalam suasana santai namun penuh diskusi mengenai tantangan pengelolaan lingkungan hidup, khususnya persoalan sampah di wilayah perkotaan.

Dalam pemaparannya, Hendra Halim menjelaskan bahwa Perda Nomor 2 Tahun 2020 merupakan regulasi strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menjaga keseimbangan lingkungan hidup sekaligus mengantisipasi berbagai dampak kerusakan lingkungan di masa depan.

Ia menegaskan bahwa perlindungan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

“Hal paling sederhana yang bisa kita lakukan adalah membudayakan hidup bersih dan sehat. Mulai dari tidak membuang sampah sembarangan hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal,” kata Hendra Halim.

Menurutnya, persoalan sampah menjadi tantangan serius di banyak daerah, termasuk di Kota Pariaman. Kapasitas tempat pembuangan akhir (TPA) yang terbatas membuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi sangat penting.

Karena itu, Hendra mengajak masyarakat mulai membiasakan diri memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya, yakni memisahkan sampah basah, sampah kering, dan sampah plastik.

“Dengan pemilahan ini, tidak semua sampah akan berakhir di TPA. Sebagian bisa diolah kembali, didaur ulang, atau dimanfaatkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan sampah secara mandiri sebenarnya juga memiliki potensi ekonomi yang cukup besar apabila dikelola dengan baik.

“Sampah plastik, kertas, dan beberapa jenis sampah lainnya memiliki nilai jual. Jika masyarakat terbiasa memilah dan mengumpulkannya, ini bisa menjadi sumber pendapatan tambahan,” kata Hendra.

Terpisah, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi mengapresiasi kegiatan sosialisasi Perda yang dilakukan oleh Hendra Halim di Kota Pariaman. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan hidup sangat diperlukan, terutama di daerah perkotaan yang terus berkembang.

“Langkah Pak Hendra Halim melakukan sosialisasi ini sangat positif. Kesadaran masyarakat terhadap lingkungan harus terus ditumbuhkan,” ujar Mulyadi.

Ia menilai ajakan untuk memanfaatkan sampah yang memiliki nilai ekonomi merupakan gagasan yang tepat, mengingat keterbatasan kapasitas tempat pembuangan akhir di Kota Pariaman.

“TPA kita memiliki daya tampung yang terbatas. Karena itu, pendekatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat seperti pemilahan dan bank sampah menjadi solusi yang sangat relevan,” katanya.

Mulyadi juga berharap melalui pokok-pokok pikiran DPRD Provinsi Sumatera Barat, Hendra Halim dapat membantu mendorong pengalokasian anggaran untuk pembangunan proyek percontohan bank sampah di beberapa desa di Kota Pariaman.

Menurutnya, keberadaan bank sampah yang ada saat ini masih terbatas, namun terbukti efektif dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA.

“Jika kita memiliki lebih banyak bank sampah yang dikelola secara profesional, masyarakat bisa menjual sampah yang telah dipilah dan ini menjadi bagian dari ekonomi sirkular,” ujarnya.

Lebih jauh, Mulyadi mengatakan pemerintah daerah juga tengah mendorong pengembangan sistem pengolahan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan.

“Ke depan kita ingin pengolahan sampah tidak lagi hanya dibuang, tetapi diolah dengan teknologi yang lebih modern sehingga memiliki nilai tambah, bahkan bisa menjadi sumber energi atau produk daur ulang,” katanya.

Ia juga memuji inisiatif Hendra Halim yang dinilai aktif memperjuangkan isu lingkungan hidup di tingkat provinsi.

“Kami mengapresiasi kepedulian Pak Hendra Halim terhadap persoalan lingkungan di daerah. Mudah-mudahan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD provinsi, dan masyarakat, pengelolaan lingkungan di Kota Pariaman bisa semakin baik,” kata Mulyadi. (OLP)
×
Berita Terbaru Update