Pariaman - Kepolisian Resor (Polres) Pariaman menggelar tausiyah dan doa bersama menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, Rabu malam (31/12) mengisi malam tahun baru dengan kegiatan keagamaan dan refleksi.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Kantor Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Pariaman, kawasan Muaro Pantai Gandoriah, Kecamatan Pariaman Tengah, dan dihadiri Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi, Sekretaris Daerah Afrizal Azhar, jajaran organisasi perangkat daerah, perwakilan Pengadilan Negeri, unsur TNI dari Kodim 0308 Pariaman, serta personel Polres Pariaman dan masyarakat.
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan imbauan Menteri Dalam Negeri agar perayaan tahun baru tidak dilakukan secara berlebihan dan lebih diisi dengan kegiatan positif.
“Sesuai dengan surat edaran Mendagri, perayaan tahun baru tidak diisi dengan hiburan, musik, maupun petasan, tetapi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat. Pemerintah Kota Pariaman juga telah mengeluarkan edaran serupa,” kata Yota Balad.
Ia menjelaskan, langkah tersebut juga mempertimbangkan situasi sejumlah daerah di Sumatera, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang masih berduka akibat bencana hidrometeorologi beberapa waktu terakhir.
Yota Balad turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri, TNI, dan masyarakat atas sinergi dalam penanganan banjir yang sempat melanda Kota Pariaman. Menurutnya, meski dampaknya tidak terlalu besar, penanganan yang cepat dan koordinasi antarinstansi mampu meminimalkan risiko.
Menutup kegiatan, ia berharap refleksi akhir tahun melalui doa bersama dapat membawa kebaikan dan memperkuat kebersamaan dalam menyongsong tahun 2026.
Pada kegiatan tersebut, Polres Pariaman juga menyediakan makanan ringan, air mineral, dan buah secara gratis bagi masyarakat yang hadir maupun yang melintas di sekitar lokasi kegiatan. (*)