Jakarta - Wali Kota Pariaman Yota Balad melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, Allan Tandiono, untuk membahas peningkatan keselamatan jalur perkeretaapian serta pengembangan layanan kereta api pada lintasan Padang–Padang Pariaman–Kota Pariaman, Jumat (23/1).
Dalam pertemuan tersebut, Yota memaparkan sejumlah langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kota Pariaman untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di perlintasan kereta api, terutama pada perlintasan sebidang tanpa palang pintu.
Yota mengatakan jalur kereta api menuju Kota Pariaman memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai moda transportasi publik tetapi juga sebagai pendukung utama sektor pariwisata, mengingat lokasi stasiun yang berdekatan dengan kawasan wisata Pantai Gandoriah.
“Kami memandang pengembangan dan pengamanan jalur kereta api ke Kota Pariaman harus dilakukan secara berkelanjutan, karena jalur ini vital bagi mobilitas masyarakat dan promosi pariwisata daerah,” ujar Yota dalam audiensi tersebut.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Pariaman sebelumnya telah mengusulkan penempatan 30 petugas jaga perlintasan sebidang yang telah dibekali pelatihan oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Sejak petugas tersebut mulai bertugas pada November 2025, Yota menyebut tidak terjadi lagi kecelakaan antara kereta api dan kendaraan di wilayah Kota Pariaman.
Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap upaya peningkatan keselamatan dan pengembangan transportasi kereta api di Sumatera Barat, khususnya di Kota Pariaman. (*)