Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Yota Balad Tinjau Lokasi Banjir Akibat Hujan Lebat Berhari-hari

25 November 2025 | 25.11.25 WIB Last Updated 2025-11-25T00:29:10Z



Pariaman – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Pariaman selama beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah titik permukiman warga tergenang banjir. Kondisi ini memicu langkah cepat Pemerintah Kota Pariaman untuk melakukan peninjauan langsung di lapangan.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, didampingi sejumlah pejabat terkait, turun meninjau beberapa kawasan terdampak, antara lain Kelurahan Ujung Batuang, Desa Marunggi, Desa Tungkal Selatan, Desa Tungkal Utara, serta beberapa titik rawan banjir lainnya. Peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan respons dan mengidentifikasi kebutuhan prioritas masyarakat.

Yota Balad menjelaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan penanganan awal berjalan maksimal, baik dari sisi evakuasi, kesiapan logistik, maupun upaya mengurangi risiko banjir susulan.

“Atas nama Pemerintah Kota Pariaman, kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya masyarakat mengikuti informasi cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG: Sumbar Berstatus Waspada Tinggi

Berdasarkan laporan BMKG, wilayah Sumatra Barat saat ini berada dalam periode ancaman intensitas hujan ekstrem pada 21–27 November 2025, yang dipicu oleh fenomena Monsun Asia. 

Kondisi ini meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan banjir bandang.

Dalam rilis resminya, BMKG memasukkan 14 wilayah kabupaten/kota, termasuk Kota Pariaman, ke dalam zona waspada tinggi karena potensi terjadinya bencana serentak. 

Fenomena Monsun Asia yang menguat disebut dapat membawa massa udara lembap dalam jumlah besar, memicu curah hujan di atas normal.

Pemerintah Kota Pariaman melalui perangkat daerah terkait telah menyiapkan langkah mitigasi, mulai dari pembersihan aliran drainase, pengecekan pompa air, hingga koordinasi dengan BPBD untuk kesiapan posko siaga dan jalur evakuasi.

Yota Balad mengajak masyarakat menjaga keselamatan dan melapor jika terjadi kondisi darurat.

“Semoga kita semua dalam lindungan Allah dan dijauhkan dari segala musibah. Aamiin,” tutupnya. (*)
 
×
Berita Terbaru Update