Pariaman - Kota Pariaman resmi menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sepatu Roda Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025. Kegiatan yang diikuti puluhan atlet dari berbagai kabupaten dan kota itu dibuka oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, di Sirkuit Sepatu Roda Pantai Cermin, Jumat (21/11/2025).
Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Pariaman untuk menjadi tuan rumah ajang bergengsi tersebut. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya sepatu roda yang kini semakin digemari generasi muda.
“Kejurda ini adalah panggung bagi atlet-atlet muda untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Kami berharap dari sirkuit indah ini akan lahir ‘generasi emas’ olahraga sepatu roda yang mampu mewakili Sumatera Barat di tingkat nasional, bahkan internasional,” ujarnya.
Sirkuit Sepatu Roda Pantai Cermin sendiri merupakan sirkuit pertama di Sumatera Barat yang berstandar nasional. Arena ini telah diuji dalam berbagai kejuaraan berskala nasional dalam beberapa tahun terakhir dan memberikan dampak positif bagi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata tersebut.
“Menang adalah tujuan, tetapi sportivitas adalah kehormatan. Bertandinglah dengan semangat tinggi, jadikan ajang ini sebagai sarana silaturahmi, dan jadilah duta positif bagi daerah masing-masing,” tambah Yota.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Dedy Diantolani, turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pariaman atas dukungan penuh dan kesiapan fasilitas yang dinilainya sangat representatif untuk penyelenggaraan Kejurda.
Ia menjelaskan bahwa Kejurda Sepatu Roda Tahun 2025 mempertandingkan kelas Standar dan Speed dengan hadiah berupa medali, uang tunai, dan sertifikat. Kejuaraan berlangsung selama dua hari, 21–22 November 2025, dengan peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat.
Cabang olahraga sepatu roda disebut sebagai salah satu andalan Sumatera Barat. Pada PON Aceh–Sumut lalu, kontingen Sumbar berhasil menyumbangkan satu medali perak dan dua medali perunggu.
“Dengan fasilitas yang memadai dan dukungan masyarakat, Kota Pariaman sangat siap menggelar rangkaian Kejurda hingga selesai. Kami optimistis ajang ini akan melahirkan bibit-bibit unggul yang dapat mewakili Sumatera Barat pada ajang nasional,” ujar Dedy mengakhiri. (*)