Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Yosnely Balad Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kota Pariaman

25 November 2025 | 25.11.25 WIB Last Updated 2025-11-25T00:39:23Z


Pariaman - Ny. Yosnely Balad resmi dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kota Pariaman Periode 2025–2029 oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad. Pengukuhan tersebut berlangsung di Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kota Pariaman pada Senin (24/11/2025), bertepatan dengan pembukaan Festival Literasi Kota Pariaman Tahun 2025.

Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan selamat kepada Bunda Literasi yang baru dikukuhkan dan berharap peran yang diemban memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas literasi masyarakat.

“Selamat kepada Bunda Literasi Kota Pariaman. Semoga amanah ini dapat dijalankan sebaik-baiknya dan mampu memperkuat budaya membaca di Kota Pariaman. Peningkatan literasi masyarakat adalah bagian penting menuju kehidupan yang lebih cerdas dan sejahtera,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengembangan literasi sejalan dengan visi Pemerintah Kota Pariaman dalam membangun SDM yang kreatif dan berkarakter, sekaligus mendukung penguatan budaya literasi yang terus berkembang di daerah tersebut.

Usai pengukuhan, Ny. Yosnely Balad menyampaikan rasa syukur serta komitmennya untuk menjalankan peran Bunda Literasi dengan penuh tanggung jawab.

“Saya menerima amanah ini dengan kerendahan hati. Peran ini bukan hanya gelar, tetapi panggilan untuk berada di garda terdepan dalam memajukan budaya literasi di tengah masyarakat,” kata Yosnely.

Ia menekankan bahwa rumah merupakan sekolah pertama bagi anak, dan kasih sayang ibulah kurikulum yang membentuk dasar karakter anak sejak dini.

“Melalui peran ini, kita bersama-sama menanamkan benih cinta ilmu pengetahuan sejak usia dini. Literasi bukan hanya mencetak pembaca yang cakap, tetapi membentuk manusia yang cerdas, kreatif, dan berkarakter,” ujarnya.

Yosnely menegaskan bahwa kemampuan literasi harus mencakup keterampilan membaca, memahami, mengolah informasi, hingga mempraktikkan nilai-nilai pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, tantangan literasi hari ini semakin kompleks di era arus informasi yang cepat.

“Tugas ini tidak mudah. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, keluarga, sekolah, komunitas, dan pemerintah untuk bersama-sama membangun budaya membaca, tak hanya untuk anak-anak tetapi juga orang dewasa,” jelasnya.

Ia berharap pengukuhan Bunda Literasi menjadi titik awal yang lebih kuat dalam memperluas gerakan literasi hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Mari kita jadikan literasi sebagai pondasi untuk membangun masa depan yang lebih cemerlang bagi generasi penerus kita,” tutupnya.

Pengukuhan ini menandai langkah strategis Pemerintah Kota Pariaman dalam memperkuat ekosistem literasi, sekaligus memperluas keterlibatan publik melalui peran Bunda Literasi sebagai motor penggerak gerakan literasi daerah. (*)
 
×
Berita Terbaru Update