Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wali Kota Pariaman Jawab Pandangan Fraksi DPRD Soal RAPBD-P 2025

7 Agustus 2025 | 7.8.25 WIB Last Updated 2025-08-07T02:54:27Z

Pariaman - Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Kota Pariaman Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Ruang Sidang Utama DPRD, Rabu (6/8/2025).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Muhajir Muslim, didampingi Wakil Ketua Riza Saputra dan Yogi Firman, serta dihadiri anggota dewan, perwakilan Forkopimda, kepala OPD, camat, dan unsur pemerintahan lainnya.

Dalam pernyataannya, Yota Balad menyampaikan apresiasi atas masukan DPRD yang dinilainya konstruktif untuk penyempurnaan APBD-P. Ia menegaskan bahwa perubahan anggaran tidak hanya penyesuaian angka, melainkan adaptasi terhadap dinamika dan tantangan daerah, mulai dari ketergantungan fiskal pada dana pusat hingga pemerataan layanan publik.

Menanggapi Fraksi Bintang Indonesia Raya, Yota sepakat bahwa APBD-P harus menjadi instrumen adaptif untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), mendorong ekonomi kreatif, memperbaiki tata kelola lingkungan, dan memperluas akses pendidikan serta layanan kesehatan.

Kepada Fraksi Keadilan Sejahtera Nasional, ia menjelaskan bahwa efisiensi anggaran dilakukan lewat evaluasi ketat pada seluruh tahapan, memastikan setiap rupiah digunakan secara tepat sasaran dan transparan. Ia juga menegaskan pemerataan pembangunan, termasuk wilayah pesisir dan daerah minim infrastruktur, sebagai prioritas.

Merespons Fraksi Golkar, Yota memaparkan hasil evaluasi belanja daerah semester pertama yang menjadi dasar pergeseran anggaran ke program prioritas seperti pendidikan, kesehatan, pengendalian inflasi, dan penguatan ekonomi rakyat.

Kepada Fraksi PPP, ia menegaskan komitmen berpegang pada prinsip efisiensi, efektivitas, dan ekonomis, dengan fokus pada program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Terkait Fraksi Demokrat yang menyoroti ketergantungan pada dana transfer pusat, Yota mengakui struktur APBD masih sangat dipengaruhi transfer dana nasional, namun pihaknya telah menyiapkan langkah strategis seperti optimalisasi PAD, pemanfaatan aset produktif, penguatan sektor unggulan, serta efisiensi belanja.

Menjawab Fraksi PAN soal potensi PAD yang belum tergarap maksimal, Yota mengungkapkan upaya yang sedang dilakukan mencakup digitalisasi sistem pemungutan, pengawasan intensif terhadap OPD pengelola, serta kemitraan dengan pihak ketiga.

Menutup penyampaiannya, Yota Balad menyampaikan terima kasih atas masukan dan apresiasi DPRD. Ia berharap seluruh tanggapan dapat dibahas lebih lanjut sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku, demi tercapainya pengelolaan anggaran yang efektif dan berpihak kepada masyarakat. (*)


×
Berita Terbaru Update