Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Yulius Danil kembali berangkatkan 3 siswa Padang Nihon Go Gakuin Pariaman kuliah ke Jepang

23 Februari 2024 | 23.2.24 WIB Last Updated 2024-02-23T07:23:01Z




Pariaman - Yayasan pendidikan bahasa Jepang Padang Nihon Go Gakuin Pariaman kembali memberangkatkan dengan beasiswa penuh siswanya untuk kuliah di Asahi University Jepang.





Direktur Nihon Go Gakuin Pariaman, Yulius Danil mengatakan, untuk periode Maret 2024 ini ada tiga orang yang akan diberangkatkan yayasan yang telah berdiri sejak tahun 1996 itu.





Ketiga siswa tersebut dua orang dari Padangpariaman, Muhammad Jihad Hidayatullah dan Delsi Anita, serta satu orang dari Kabupaten Limapuluhkota, Afdal Rizki Suwandi.





"Hari ini secara resmi kita lepas disaksikan orangtuanya," ungkap mantan Ketua DPRD Padangpariaman periode 2004-2009 itu di Pariaman, Jumat (23/2).





Mantan Ketua DPD Golkar Padangpariaman itu berpesan agar selama di Jepang siswanya mematuhi aturan dan hukum yang berlaku. Karena selain disiplin, negara Jepang dikenal sebagai negara dengan penegakan hukum paling ketat di dunia.


Di sisi lain, Yulius Danil meminta siswanya juga tidak melupakan yayasan pendidikan tempat mereka belajar tanpa dipungut biaya tersebut. Selain gratis, yayasan yang dikelola Yulius Danil beserta adik-adiknya ini bahkan menyediakan tempat tinggal tanpa sewa.


Dikatakan Yulius Danil dirinya tidak akan pernah meminta uang, apalagi oleh-oleh, cukup dengan saling silaturahmi dan memperhatikan junior-juniornya yang saat ini masih belajar, ia sudah bahagia.


"Saya berharap mereka semua sukses, bisa membantu ekonomi keluarga. Bagi saya cukup ditelpon kasih kabar saja, termasuk dengan adik-adik mereka di yayasan," sambung mantan calon walikota Pariaman itu.


Sejak berdiri, yayasan tersebut telah mengirimkan lebih dari 150 siswanya untuk kuliah gratis di Jepang. Padahal, yayasan tersebut sempat vakum selama 10 tahun semasa Yulius Danil menjabat ketua DPRD dan anggota DPRD Kota Pariaman.


"Kita tidak dibantu pemerintah, murni perjuangan keluarga kami untuk mereka yang bercita-cita kuliah ke luar negeri. Tidak hanya di Jepang, kita juga sudah kirim ke Amerika," terangnya.


Untuk memberangkatkan satu orang siswa ke Jepang, pihak yayasan mengeluarkan uang sebesar Rp 350 juta.


Sementara itu, seorang siswa yang akan berangkat kuliah ke Jepang, Delsi Anita mengatakan kuliah ke luar negeri ternyata tidak sesulit yang dibayangkan setelah ia bergabung di Padang Nihon Go Gakuin Pariaman.


Lulusan SMK Negeri 2 Pariaman itu beruntung mengenal sosok Yulius Danil yang ia panggil sinse tersebut.



"Kuliah ke luar negeri tidak sesulit yang dibayangkan. Saya beruntung bisa kenal sinse Yulius Danil. Saya diajarkan bahasa Jepang dari nol," ujar putri Kanagarian Sunur itu.


Bahkan, menurutnya, tidak ada rasa syukur melebihi atas apa yang ia dapatkan sekarang karena satu-satunya lulusan angkatannya di SMKN 2 Pariaman yang bisa kuliah ke luar negeri.


"Saya bertekad belajar lebih keras dan sungguh-sungguh. Saya juga berkomitmen jika sukses nanti ikut membesarkan yayasan ini guna memberi kesempatan lebih banyak bagi generasi muda yang bercita-cita kuliah ke luar negeri," pungkasnya. (OLP)


×
Berita Terbaru Update