Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menantu Jokowi akui salut dengan pesatnya perkembangan wisata Pariaman

18 Juni 2021 | 18.6.21 WIB Last Updated 2021-06-18T12:10:03Z

Walikota Pariaman, Genius Umar diskusi tentang banyak hal dengan Walikota Medan, Bobby A Nasution di Medan. Foto: Phaik

Pariaman - Walikota Medan, Bobby A Nasution mengaku mengikuti perkembangan kota Pariaman, terutama di bidang kepariwisataan.

Menantu Presiden Joko Widodo ini bahkan memuji Walikota Pariaman yang disebutnya pemimpin penuh inovasi dan kreativ membangun daerah yang dipimpinnya.

"Kami mengikuti pesatnya geliat wisata Pariaman. Apalagi Pak Wakonya orangnya luar biasa. Kreativ dan penuh inovasi untuk memajukan daerah dan peningkatan ekonomi," kata suami Kahiyang Ayu ini usai menyambut kedatangan Walikota Pariaman, Genius Umar di kota Medan, Kamis (18/6).

Bobby sengaja menyambut khusus Genius Umar dengan adat Melayu Deli. Genius bahkan dipasangkan pakaian adat  saat berdiskusi dengan Bobby.

Walikota Pariaman, Genius Umar mengatakan kedatangannya ke Medan untuk mendiskusikan banyak hal, termasuk di bidang pariwisata dan menjadikan bangunan-bangunan bersejarah di Pariaman menjadi heritage, sebagaimana kota Medan.

"Terbukti dengan banyaknya bangunan tua bersejarah di kota Medan menjadi heritage budaya. Ini akan kita aplikasikan di Pariaman karena juga banyak bangunan bersejarah yang mesti dipelihara dengan baik sekaligus untuk menarik minat wisatawan," kata Genius.

Di samping itu, kota Medan yang memiliki penduduk hampi 3 juta jiwa, kata Genius, juga memiliki persoalan yang sama dengan daerah lain dalam penanganan sampah dan pengelolaan pasar.

"Kita juga sharing terkait strategi penangan sampah kota dan pengelolaan pasar secara modern berbasis teknologi," kata dia.

Pada kesempatan itu Genius juga mengungkapkan ke Bobby bahwa pembangunan di daerahnya juga banyak dibantu pemerintah pusat, di antaranya pengembangan waterfront city dan pembangunan pasar.

"Beberapa aspek kesuksesan pembangunan di Pariaman juga melalui campur tangan pemerintah pusat," pungkasnya. (Phaik/OLP)

×
Berita Terbaru Update