Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Genius tegaskan PNS tidak menerima TPP jika tidak mau divaksinasi Covid-19

24 Juni 2021 | 24.6.21 WIB Last Updated 2021-06-24T13:48:13Z

Genius Umar tinjau pelaksanaan vaksinasi tingkat kecamatan dan meminta seluruh PNS wajib divaksinasi Covid-19. Foto: Junaidi

Pariaman - Pemko Pariaman terus melakukan vaksinasi Covid-19 hingga ke tingkat pegawai kecamatan, desa dan kelurahan. Empat kecamatan yang ada, akan melakukan vaksinasi hingga beberapa hari ke depan.

"Di samping itu kita juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat karena vaksinasi itu menyehatkan, aman serta untuk melindungi diri, keluarga dan lingkungan dari wabah Covid-19," kata Walikota Pariaman, Genius Umar saat meninjau vaksinasi Covid-19 seluruh pegawai Kecamatan Pariaman Timur, Kamis (24/6).

Hingga saat ini jumlah vaksinasi tingkat Kota Pariaman sudah mencapai 34,17 persen dari 100 persen sasaran setara berjumlah 14.556 jiwa. Dari persentase capaian vaksinasi itu, untuk tenaga kesehatan malah sudah melebihi target nasional, namun minim vaksinasi untuk para lansia.

Sementara vaksinasi untuk petugas publik, capaiannya menunjukkan perkembangan menggembirakan karena Pemko Pariaman sedang melakukannya hingga ke tingkat kecamatan, desa dan kelurahan.

"Capaian vaksinasi tenaga kesehatan sudah 137,78 persen atau sebanyak 1.240 orang, lansia 1,20 persen, atau 101 orang, dan petugas publik sudah 68,74 persen atau 3.628 orang," kata Genius.

Meski menjadi kota dengan zonasi kuning dan terbaik di Sumatra Barat, Genius mengatakan ia akan terus berupaya agar Pariaman kembali ke zona hijau dengan meningkatkan protokol kesehatan dan capaian target vaksinasi.

"Kita sudah mempertahankan zona kuning selama empat minggu berturut-turut. Kita terus berupaya mempertahankan dan berupaya menuju zona hinau," kata dia.

Genius juga meminta jajarannya terus melakukan sosialisasi vaksinasi Covid-19 yang lebih gencar lagi dengan melakukan imbauan, penjelasan tentang keamanan vaksinasi melalui berbagai media massa.

"Karena saya sendiri sudah divaksin, bahkan pejabat publik pertama yang melakukannya di Pariaman. Setelah divaksin, saya tidak merasakan gejala apa pun, malah merasa makin sehat dan percaya diri," ujarnya.

Genius Umar juga mengeluarkan kebijakan tegas bagi ASN dengan tidak akan membayarkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi ASN yang tidak ikut vaksin tanpa alasan yang jelas.

"Bagi ASN yang tidak ikut vaksin kita tidak akan membayarkan TPP-nya, dan saat ini sedang kita buat Perwako-nya. Karena saya menginginkan agar ASN menjadi contoh bagi masyarakat. Bagaimana mereka akan mengajak masyarakat untuk divaksin jika mereka sendiri tidak mau divaksin," pungkasnya. (Juned/OLP)

×
Berita Terbaru Update