![]() |
Genius Umar mengatakan bahwa ajang tersebut menjadikan langkah awal dalam memajukan sepakbola Pariaman termasuk secara tidak langsung menghindari para generasi muda dari kegiatan yang tidak bermanfaat.
“Dengan olahraga akan menyiapkan pemuda-pemuda yang sehat, kuat dan berdaya guna, ini akan memacu generasi muda lebih menyibukan diri dengan kegiatan-kegiatan yang positif,” sebutnya.
Dari pemuda yang maju, sehat dan berkreatifitas, kata dia, akan menghasilkan bangsa yang hebat. Pertandingan tersebut juga dikatakan menjadi ajang seleksi mencari bibit pesepak bola tangguh yang nantinya kan mengharumkan nama Pariaman.
“Jadikan pertandingan ini sebagai ajang seleksi, semua tim harus bermain serius dan sportif. Jadikan juga pertandingan ini untuk menjalin hubungan silaturahim antar sesama tim," kata dia.
Kepala Dinas Pedidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Kanderi mengatakan bahwa kejuaraan sepak bola itu diselenggarakan dalam rangka HUT Kota Pariaman ke-15.
"Juga sebagai langkah awal pemantauan bibit atlet sepakbola untuk Porprov Sumatera Barat ke-15 tahun 2018," ujarnya.
Tim yang ikut dalam kejuaraan dibagi dalam empat grup. Pada Grup A, PS Marunggi, Pariaman United, PSKB. Di Grup B, Suratin, PSC Cimparuah, Santos FC, sedangkan Grup C, PS Mangguang, Persikatim, AMS Pauh.
"Grup D, Buana FC Nareh, PS Basoka dan Pemko Pariaman,” ungkap Kanderi.
TIM