Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Usai Sholat Ied, Syafinal Akbar Pimpin Acara Pemotongan 3 Ekor Hewan Qurban di Perumahan Jati Raya Indah

24 September 2015 | 24.9.15 WIB Last Updated 2015-09-24T05:51:47Z
Ir. Syafinal Akbar, MT (pakai peci) didampingi istri Ir. Dewi Fitri Deswati foto bersama dengan panitia qurban Idul Adha di Mushola Al-Istiqlal komplek Perumahan Jati Raya Indah, Kamis (24/9/2015)


Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Ir. Syafinal Akbar, MT beserta keluarga melaksanakan Sholat Idul Adha 1436H/2015 di Tanah Lapang Pasir Pauh, Desa Pauh Barat, Kamis (24/9). Menurutnya hal itu dilakukan agar DPRD Kota Pariaman membaur dengan masyarakat di tiap kecamatan yang diwakili oleh salah satu unsur pimpinan atau anggota dewan.




"DPRD adalah bagian dari pemerintahan yang tentunya milik seluruh lapisan masyarakat Kota Pariaman. Untuk itu, dalam rangka Sholat Ied, Anggota DPRD yang berjumlah 20 orang melakukannya di berbagai tempat. Yang (Sholat) di Balaikota ada," kata Syafinal mengenakan baju batik biru identik warna Partai NasDem.




Usai melaksanakan Sholat Ied, Politisi partai besutan Surya Paloh itu langsung menuju Mushola Al-Istiqlal di Komplek Perumahan Jati Raya Indah Pariaman untuk membuka secara resmi penyembelihan tiga (3) ekor sapi qurban sumbangan warga komplek.




Syafinal yang juga merupakan Ketua Pengurus Mushola dan Ketua Panitia Qurban di komplek perumahan dia berdomisili itu mengatakan bahwa 3 ekor sapi qurban lokal sumbangan warga adalah sapi sehat dan memiliki legalitas sebagai hewan qurban yang dikeluarkan resmi oleh Pemerintah Kota Pariaman sebagai standar jaminan kesehatan konsumsi.

"Tahun lalu di komplek kita qurban dua ekor sapi, sekarang Alhamdulillah tiga ekor. Semuanya dibeli atas keikutsertaan berqurban warga komplek di mana untuk satu ekor sapi seharga Rp14 juta diikuti tujuh peserta qurban," ungkap Magister Tekhnik Universitas Bung Hatta ini.

Syafinal yang menyertakan istri dan anak sebagai peserta qurban itu lebih lanjut mengatakan bahwa daging qurban tersebut nantinya akan dibagi-bagikan kepada warga komplek dan luar komplek melalui 175 kupon yang telah dibagikan di hari sebelumnya.

"Kemudian, usai sholat dzhuhur sebagaimana tradisi sebelumnya oleh warga komplek, kita lakukan acara syukuran bersama di mushola ini. Sebagian daging qurban dimasak oleh warga, disajikan, lalu makan siang bersama usai melakukan doa," tambah suami Ir. Dewi Fitri Deswati, Ketua DPD Partai NasDem Kota Pariaman.

Memaknai hari raya qurban atau yang dikenal idul adha, Syafinal Akbar menuturkan bahwa sejarah penyembelihan hewan qurban oleh umat islam memiliki kisah sendiri. Dia menceritakan kala itu Nabi Ibrahim AS mendapatkan wahyu dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril untuk menyembelih anak semata wayangnya Ismail (Nabi Ismail AS), namun Allah SWT kemudian mengganti anaknya dengan seekor kambing.

"Itu adalah ujian sekaligus bukti kecintaan Nabi Ibrahim kepada Allah di atas segala-galanya yang dengan rela mengurbankan anaknya sendiri demi Iman," kata mantan Ketua Ikatan Remaja Mesjid Raya Pauh (IREMPA) medio 1990-an itu mengisahkan.

Dia menambahkan, qurban dalam istilah fikih adalah Udhiyyah yang artinya hewan yang disembelih waktu dhuha, yaitu waktu saat matahari naik.

"Secara terminologi fikih, Udhiyyah adalah hewan sembelihan yang terdiri dari onta, sapi, kambing pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasriq untuk mendekatkan diri kepada Allah," pungkas pengusaha rumah makan dan developer perumahan itu menandaskan.

Sementara itu, Meri Milanda (37) warga komplek perumahan jati raya indah mengatakan bahwa warga komplek senantiasa menjaga silaturahmi.

"Tiap hari besar keagamaan dan nasional kita selalu adakan acara untuk jaga tali kekeluargaan antar sesama warga. Di sini kita juga bentuk badan sosial yang menghimpun dana bantuan untuk warga yang ditimpa kemalangan seperti sakit, kecelakaan dan meninggal dunia," ucap istri Doni Karen kontraktor bidang pelistrikan ini meyakinkan.

OLP
×
Berita Terbaru Update