Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Terima Bantuan Bibit Ikan, Genius Ajak Warga Giat Bekerja

23 Januari 2014 | 23.1.14 WIB Last Updated 2014-01-23T13:25:58Z




Warga Desa Ampalu Kota Pariaman, menerima bantuan 20.000 bibit ikan Gurame dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Muslim Aid yang diserahkan langsung secara simbolis oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar kepada warga desa Ampalu, Kamis (23/01) bertempat di Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman

Bantuan ini merupakan kegiatan Penebaran Benih Ikan Gurame hasil kerjasama Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Pariaman Dinas Kelautan dan Perikanan dengan Muslim Aid, dimana merupakan Program Rehabilitasi Darurat dengan pemberdayaan ekonomi Masyarakat melalui Pendederan Ikan Gurame.

Koordinator Program Muslim Aid Teuku Muhammad Indrasyah mengatakan, bahwa Muslim Aid merupakan LSM yang berdiri di Sumatera Barat sejak tahun 2009 yang sampai sekarang terus memberikan bantuan kepada masyarakat terkait dengan pengembangan ekonomi kemasyarakatan

Bantuan 20.000 ikan itu diserahkan kepada 50 orang peternak, masing-masing mendapatkan 400 bibit/orang yang keseluruhannya berdomisili di desa Ampalu dengan jumlah 136 Kolam Ikan terpal yang juga merupakan bantuan dari Muslim Aid.

"Bantuan ini tidak hanya diserahkan begitu saja, tapi akan ada pembinaan dan pelatihan serta pengawasan dari pihak Muslim Aid sendiri untuk budidaya ikan gurame ini, sehingga nantinya hasilnya maksimal" jelas Teuku lagi.

Genius didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Yandri Leza dan Kepala dinas Sosial dan Tenaga Kerja Afnil, mengharapkan dengan telah diberikannya bantuan benih ikan gurame ini, ekonomi masyarakat dapat terbantu.

"Bantuan harus menjadi Stimulan bagi masyarakat di Desa Ampalu untuk lebih giat bekerja," jelas dia.

Genius berharap, masyarakat  juga gemar memakan ikan.

"Ikan tidak hanya dapat dikonsumsi sendiri, tetapi juga dapat dijual ke Pasar, apalagi di Kota Pariaman ini, masyarakat gemar mengkonsumsi ikan, tentu nantinya tidak akan mengalami kesulitan untuk menjual," imbuhnya.

Nesya
×
Berita Terbaru Update