Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menyimak Kiprah Indra J Piliang Menuju Kursi Pariaman 1

24 Oktober 2012 | 24.10.12 WIB Last Updated 2012-10-26T13:43:34Z





Perhatian !!!
Tulisan ini bukan hendak menyanjung, memihak ataupun menaikkan popularitas siapapun, melainkan hanya sebuah opini penulis terkait kondisi perpolitikan Kota Pariaman menjelang Pilkada Kota Pariaman 2013.

Sore itu (23/10/2012) sekitar pukul 4 sore, setelah wasit meniup pluit panjang tanda pertandingan usai, saya bergegas menuju kantor untuk mengemaskan laptop yang saya tinggal sewaktu istirahat siang. Saya tidak balik ke kantor karena menuruti hobi saya menonton bola ke Lapangan Merdeka dimana di siang yang cukup mendung itu berlangsung pertandingan antara kesebelasan PS Pemko Solok vs KODIM 0309 dalam gelaran Walikota Cup I. 

Setelah saya kemasi laptop hitam “plat merah” bermerk Toshiba dengan processor Intel Core i3 dan saya masukan ke dalam tas hitam asli bawaan pabrik. Tidak lupa saya mencari koran yang kebetulan belum sempat saya baca hari ini yang biasanya rutin saya baca setelah istirahat siang. Sebelum pulang saya duduk sebentar dan saya sempatkan membaca barang beberapa menit untuk meng-up date informasi hari ini. Saya bolak-balik halaman koran tersebut dan mata tertuju pada judul berita di halaman 8 yang menarik perhatian saya : “Indra J Piliang Daftar jadi Cawako Pariaman”. Koran daerah ini mengabarkan bahwa Indra J Piliang (IJP) mendaftar dalam penjaringan bakal calon (balon) Wako/Wawako yang dilakukan Partai Golkar Kota Pariaman pada Senin 22 Oktober 2012 pukul 15.30 WIB.

Bagi saya berita tersebut mengejutkan sekaligus kabar baik karena seorang tokoh dan politisi muda nasional mendaftar menjadi Calon Walikota Pariaman. Dari beberapa calon yang mengapung saat ini, boleh jadi ini diluar prediksi bahkan Oyong Liza Piliang pemilik Media ini dalam tulisannya mengatakan Peta Politik Kota Pariaman bakal berubah total.
Pendaftaran IJP, walaupun baru sebatas pada penjaringan Partai Golkar dan belum tentu nantinya jadi calon final yang akan di usung Partai Golkar dalam Pilkada Kota Pariaman (karena harus melewati proses survey dan Balon peringkat 10 teratas dibawa kedalam rapat Paripurna) yang rencananya akan dihelat bulan agustus atau september 2013, patut di apresiasi. 

Tanpa bermaksud meremehkan calon yang mengapung saat ini, masyarakat Kota Pariaman sudah seharusnya disuguhkan adanya calon alternatif diluar calon lokal yang santer diberitakan saat ini. Harus ada calon muda yang punya visi ke depan dan pro perubahan. Dan biasanya ini identik dengan orang-orang muda. Kita berharap IJP dapat mewakili harapan tersebut. Persoalan kalah menang adalah persoalan belakangan. Setidaknya IJP telah memperlihatkan itikad baik dan niatnya untuk turut membangun kampung halaman dengan segala kemampuan dan sumber daya yang dia miliki. Filosofi minang  “Karatau madang di ulu, babuah babungo balun, marantau bujang daulu, dirumah paguno balun” sepertinya cocok untuk menggambarkan langkah yang yang diambil IJP. Dia pulang setelah ia punya nama besar dan diakui secara nasional.

Kiprah IJP patut kita simak, walaupun yang bersangkutan belum teruji dalam memangku sebuah jabatan publik tapi memiliki nilai lebih karena yang bersangkutan punya konsep sebab beliau selama ini dikenal sebagai pengamat sewaktu berkiprah di CSIS dan The Indonesian Institut. Kita tunggu bagaimana IJP mengejawantahkan pemikiran-pemikirannya dalam tataran praktis dan menahkodai kapal birokrasi di Kota Pariaman. Idealismenya akan di uji dan nama besarnya akan dipertaruhkan. Ini baru langkah awal. Mari kita nantikan perkembangannya...!!!

Catatan Rahmat Rio Yuherdi
×
Berita Terbaru Update