Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

si ACIL Ngotot Nyapres 2014

25 Juni 2012 | 25.6.12 WIB Last Updated 2012-07-01T17:15:02Z


“Saya ini satu-2nya calon presiden di 2014 dari partai Golput” kata bung Acil,pengusaha yang jadi ketua partai Golput. Menurutnya,semua DPD partai Golput sudah memberikan dukungan dan akan ditetapkan dalam rapimnas yang dipercepat. 

Tujuan dipercepat supaya ada waktu yang cukup untuk mengkonsolidasikan partai,sebab Pilpres 2014 tinggal 2 tahun lagi,tidak cukup waktu bila mundur lagi.

Namun,ketua dewan pertimbangan partai Golput yang merupakan politisi gaek yaitu bung Kabar memberi nasehat melalui suratnya,agar bung Acil menahan diri dan memberikan kesempatan kepada calon lain serta lembaga survei independen untuk menentukan capres yang paling populer di kalangan rakyat dari partai Golput,kemudian membawanya pada rapimnas partai menjelang akhir 2012 nanti. “Ojo kesusu” begitu kira-2 nasehat bung Kabar.

Bagai berbalas pantun,mereka berdua menjadikan media sebagai promosi gratis partai Golput untuk menarik simpati rakyat. Tentu saja bung Kabar ini akan menarik simpati sebanyak-banyaknya untuk memberi kesan bahwa partai Golput sangat demokratis dan berbeda pendapat adalah wajar serta lebih bijaksana daripada partai-2 lain yang belum juga memunculkan calonnya dan hanya mengandalkan figur yang itu-2 saja. 


Sedangkan bung Acil merasa dirinya lebih pantas dan layak dicalonkan jadi capres karena dirinya punya segalanya,licin bagai belut dan pandai berkelit serta bermuka dua kepada siapa saja. Memang fisik perawakan muka bung Acil sangat pantas disebut bagai dua wajah yang berbeda,mungkin begitu pula sifat dan karakternya.

Agak menarik dengan sikap ngotot bung Acil ini,sebab dirinya menganggap semua yang ada di partai Golput sekarang doyan “duit” dan oleh karena itu dia juga sudah keluar duit dan akan menggelontorkan duit sebanyak-banyaknya untuk dia bisa maju sebagai capres 2014. Jadi,intinya semua yang di partai Golput bisa dibeli,berapapun akan dibelinya…..!

Padahal,di partai Golput banyak juga yang mempunyai idealisme tinggi (maksudnya idealisme dalam memperoleh duit),yaitu orang-2 yang melahirkan partai Golput karena jasa dari tetua-tetua ormas pendiri partai Golput. Mereka inilah yang tetap loyal kepada tetuanya (karena dikasih duit terus) dan mendengarkan dengan baik nasehat tetuanya.

Bung Acil merasa kalau ini dibiarkan bisa-2 pencalonannya bisa terjegal,maka dia ambil ancang-2 lebih cepat-lebih baik daripada keduluan dan harus menunggu hasil survei yang belum tentu memenangkan dia. Bung Kabar memang pintar memanfaatkan situasi politik partai Golput,dia ingin momen ini dipakai untuk mengabarkan bahwa Partai Golput lebih siap dan banyak calon yang mumpuni katimbang parpol lainnya.

Masyarakat sebenarnya mengerti betul,bahwa bung Acil dan bung Kabar sebenarnya sedang bermain catur dan nanti pada akhirnya permainan itu diatur supaya seri,tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah.

Partai Golput tetap saja Golput,artinya tidak ada yang memilih dan yang dipilih….



catatan mania telo freedom writers kompasianer
×
Berita Terbaru Update