Sukses kembangkan budidaya Lele metode Biofolk, Genius puji pemuda Cubadak Air

Foto: Juned

Pariaman - Walikota Pariaman, Genius Umar menegaskan pihaknya akan membantu bibit ikan jika masyarakat mau bergerak dan memulai. Selain pemberian bibit, masyarakat juga akan mendapatkan pembinaan dari pemerintah.

"Seperti yang dilakukan masyarakat dan pemuda Desa Cubadak Air yang telah sukses membudidayakan ikan Lele melalui Biofolk," kata Genius Umar saat meninjau budidaya Lele di desa tersebut.

Desa Cubadak Air sendiri telah ditetapkan sebagai Kampung Perikanan Budidaya dan penerima bantuan bibit ikan oleh Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Budidaya ikan jenis Lele Desa Cubadak Air diprakarsai oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Cincau. Pokdakan ini diketuai oleh seorang pemuda bernama Bayu yang sukses dengan metode biofolk.

Bioflok adalah salah satu teknologi budidaya ikan melalui rekayasa lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen dan pemanfaat mikro-organisme yang secara langsung dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan.

Sementara itu, hasil panen Pokdakan Cincau sudah mengisi ceruk pasar dalam dan luar Provinsi Sumatra Barat, terutama untuk konsumen Kota Pekanbaru, Riau.

Selain itu, budidaya metode biofolk, terbilang mudah namun mesti memiliki pengalaman yang cukup karena kemungkinan gagal panen juga tinggi.

"Karena itu dibutuhkan pemuda yang berpengalaman dan sangat aktif seperti Bayu," sambungnya.

Pokdakan Cincau sendiri telah menerima bantuan dari DJPB KKP sebanyak 6 unit biofolk disertai sarana dan prasarana. Mulai dari bibit, pakan serta bangunan.

Genius berharap akan muncul Bayu-Bayu yang lain di Kota Pariaman. Pemuda yang sukses dengan usahanya, walaupun masih muda.

"Meski masih muda tetapi telah berbuat untuk diri sendiri dan masyarakat sekitar. Selalu semangat dan produktif. Ia bisa dicontoh oleh pemuda dari desa-desa lainya," pungkas Genius.

Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Pariaman, Dasril, mengatakan selama 2022 Kota Pariaman mendapatkan banyak bantuan dari Pemerintah Pusat, salah satunya Kampung Perikanan Budidaya.

Menurut Dasril, ada empat desa mendapatkan bantuan Kampung Perikanan Budidaya dan telah di-SK-kan oleh KKP RI melalui Keputusan Menteri KP dengan nomor 16 Tahun 2022.

Keempat desa tersebut adalah Desa Cubadak Air, Desa Cubadak Air Utara, Desa Tungkal Utara dan Desa Tungkal Selatan. Semuanya di Kecamatan Pariaman Utara.

"Dengan adanya bantuan Kampung Perikanan Budidaya semoga dimaksimalkan. Baik oleh kelompok Pokdakan penerima maupun warga sekitar agar memberikan manfaat bagi masyarakat. Kampung Perikanan Budidaya kita jadikan sebagai benteng ketahanan pangan Kota Pariaman bidang perikanan," kata Dasril.

Dasril menambahkan Kota Pariaman juga menerima bantuan kawasan pertanian terpadu, kampung buah, seperti duren dan alpukat di beberapa desa, bibit Jahe dan jagung.

"Kemudian bibit ikan Nila dan Lele, bantuan Ayam dan Sapi, dan beberapa bantuan lainya, dari beberapa Kementerian," tandasnya. (Juned/OLP)