Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Seminggu nihil kasus positif, Pariaman sudah zona hijau Covid-19

6 Oktober 2021 | 6.10.21 WIB Last Updated 2021-10-06T03:47:12Z

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah. Foto: Erwin

Pariaman - Penurunan kasus Covid-19 di kota Pariaman terbilang drastis karena sudah memasuki zona hijau atau kategori aman - padahal sebulan lalu berada di zona merah. Zonasi hijau ini adalah kabar baik bagi masyarakat Pariaman yang selama ini khawatir keluar rumah dan berkunjung ke objek wisata Pariaman.

Dari 69 desa dan kelurahan yang ada di Kota Pariaman, hanya Desa Taluak dan Kelurahan Alai Gelombang yang masih zona kuning. Sementara 67 desa dan kelurahan yang ada sudah berada di zona hijau, termasuk desa-desa padat yang memiliki destinasi wisata populer - seperti Talao Pauh di Desa Pauh Barat dan Pantai Gandoriah di Kelurahan Pasir.

"Terhitung sejak 26 September hingga saat ini secara keseluruhan Kota Pariaman sudah berada di zona hijau," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah di Pariaman, Rabu (6/10).

Saat ini, kata dia, dari 69 desa dan kelurahan yang ada nihil kasus Covid-19. Kasus nihil positif harian sudah berlangsung selama tiga hari berturut-turut.

Secara kumulatif kota Pariaman sejak awal pandemi, kata dia, kasus terkonfimasi Covid-19 mencapai 1.608 kasus, 1.569 orang sembuh dan 38 meninggal dunia.

Sedangkan capaian vaksinasi Covid-19 hingga saat ini vaksinasi I dengan total 20.037 vaksin (26,85%), vaksinasi II total 9.255 vaksin (12,40%) dan vaksinasi III total 409 vaksin (0,55%).

"Vaksinasi bagi pelajar juga sudah 2.035 orang siswa SMA dan SMK. Sedangkan vaksinasi untuk pelajar SMP sederajat baru akan dimulai," sambungnya.

Ia menuturkan penurunan kasus Covid-19 yang sangat drastis karena kesadaran masyarakat Pariaman yang tinggi menjalani prokes di samping pemberian vaksin tiap hari di tiga puskesmas - yang selalu mencapai target harian.

"Program vaksinasi terus berjalan.Bagi masyarakat yang belum disuntik vaksin agar proaktif mendatangi puskesmas terdekat. Di sana sudah tersedia berbagai jenis vaksin dan vaksinator berpengalaman," pungkasnya. (Erwin/OLP)

×
Berita Terbaru Update