Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Selangkah lagi Herd Immunity, vaksinasi Covid-19 Pariaman capai 49 persen

6 Juli 2021 | 6.7.21 WIB Last Updated 2021-07-06T04:29:51Z

Mantan anggota DPRD Kota Pariaman, Suardi Chaniago menerima dosis pertama vaksin Covid-19 jenis Sinovac di Pantai Gandoriah Pariaman, Senin. Foto: istimewa

Pariaman - Vaksinasi Covid-19 massal di Pantai Gandoriah Pariaman diikuti 170 peserta dari unsur masyarakat, pelaku wisata hingga wisatawan, Senin (5/7). Vaksinasi kerjasama Pemko Pariaman dengan TNI dan Polri ini yang kedua kalinya dilakukan di Pariaman.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat Pariaman yang ikut vaksin, Suardi Chaniago, 55 tahun, ia tidak merasakan gejala apa pun. Baik saat vaksin disuntikkan ke lengan kirinya, maupun setelahnya. Ia akan melakukan vaksin dosis kedua setelah 28 hari berselang.

"Bahkan saya tidak merasa sakit sedikitpun pada lengan saat disuntik. Mungkin vaksinatornya telah berpengalaman menyuntik," kata mantan anggota DPRD Kota Pariaman itu.

Menurutnya, vaksin merupakan jawaban pandemi Covid-19. Jika saja vaksinasi di Indonesia lebih cepat mencapai target Herd Immunity, negara akan menghemat ribuan triliun dan ekonomi kembali bangkit.

"Contohnya Singapura yang 100 persen rakyatnya telah divaksin. Apalagi dengan negara-negara di Eropa. Karena telah mencapai Herd Immunity, segala aktivitas di negara tersebut kembali normal. Sebentar lagi Malaysia juga menyusul karena sudah 70 persen rakyatnya divaksin sembari melockdown negaranya," kata mantan wartawan koran Haluan itu.

SO karib ia disapa menyebut, progres vaksinasi Covid-19 di Kota Pariaman sangat baik dan saat ini yang tertinggi di Sumatra Barat. Sebagai kota tujuan wisata, Pariaman tentunya mengejar target Herd Immunity pertama di Sumatra Barat dengan terus mempertahankan statusnya sebagai salah satu daerah terbaik penanganan Covid-19 di Indonesia.

Sementara, Mantan Ketua DPRD Padangpariaman, Faisal Arifin, menyebut Kota Pariaman sebenarnya bisa menjadi pilot project penanganan Covid-19 di Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan data. Pariaman juga satu-satunya daerah di Sumatra Barat yang mampu menekan penyebaran Covid-19 selama enam minggu berturut-turut di saat seluruh daerah lain di Sumbar mengalami kenaikan.

"Padahal seluruh objek wisata tetap buka. Ini menandakan penanganan dilakukan dengan benar karena prokes dan vaksinasi berjalan bersamaan," kata Faisal.

Faisal bahkan memuji langkah vaksinasi massal Pemko Pariaman di objek wisata yang pesertanya terbuka untuk umum atau tidak terbatas bagi warga Pariaman saja.

"Bahkan jangkauan vaksinasi Pariaman juga telah menyasar usia di bawah 18 tahun," pungkasnya.

Walikota Pariaman, Genius Umar menargetkan Pariaman segera akan mencapai target Herd Immunity dengan capaian 70 persen vasinasi Covid-19.

"Kita setiap hari melaksanakan vaksinasi. Baik di puskesmas-puskesmas yang ada, lokasi keramaian seperti objek wisata dan pasar, serta instansi-instansi yang ada," kata Genius Umar.

Vaksinasi massal, kata Genius, bukan hanya untuk warga Kota Pariaman tetapi juga untuk warga daerah lain cukup dengan membawa KTP atau KIA bagi anak, nomor handphone. Setelah menerima dosis vaksin, pihaknya juga menginput data dan memberikan surat penerima vaksin sehingga peserta bisa melanjutkan dosis vaksin kedua di wilayah mana pun di Indonesia.

Capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Pariaman saat ini sudah menembus angka 49 persen atau setara pemberian 13.500 dosis - dari dua dosis penuh per orang.

"Sedangkan target Herd Immunity kita 14.566 dari KCP PEN. Vaksinasi terus berlanjut dengan ketersediaan 3.000 dosis vaksin," kata dia. (OLP)

×
Berita Terbaru Update