Peredaran narkoba di Pariaman libatkan jaringan lintas provinsi, Mardison imbau masyarakat perkuat pengawasan

Ketua BNK Pariaman, Mardison Mahyuddin. Foto: Erwin

Pariaman - Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Pariaman, Mardison Mahyuddin mengajak segenap komponen masyarakat ikut membantu pemerintah dalam memberantas penggunaan dan pengedaran narkoba.

Narkoba sebagai salah satu penyebab utama penyakit masyarakat, kata dia, perlu peran dan pengawasan aktif masyarakat karena penyebab terbesar penyalahgunaan narkoba dimulai dari lingkungan dan pergaulan sekitar.

"Kita tidak bisa hanya berdiam diri karena dampaknya akan menghancurkan masa depan generasi muda kita," kata Mardison saat memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba di Pariaman, Kamis (3/6).

Menurutnya, penyebaran narkoba di Pariaman sudah masuk dalam jaringan lintas provinsi. Bahkan lembaga pemasyarakatan pun tidak luput dari peredaran narkoba.

Mardison menyebutkan, narkoba yang diedarkan di Pariaman umumnya datang dari provinsi Riau yang jaringannya sudah lama terbentuk di Pariaman. Meski para bandar dan pemakai sudah ditangkap, pemain baru bermunculan karena rantai jaringannya sudah menggurita di Pariaman.

"Saat ditangkap, muncul pemain baru. Ini perlu pengawasan kita bersama, masing-masing kita saling menjaga dan memperhatikan," ungkapnya.

Peredaran narkoba saat ini sudah menjadi peperangan panjang negara dan bahkan jaringan pengedarnya sudah masuk ke tingkat-tingkat desa dan kelurahan.

"Jika dulu bisa dibeli di kota-kota, para bandar sudah masuk ke tingkat desa dan kelurahan," kata dia.

Mardison berharap unsur masyarakat bisa menjadi katalisator dalam pemberantasan narkoba. Oleh sebab itu ia berharap pada peserta yang mengikuti pelatihan nantinya bisa melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba di lingkungannya.

"Karena sasaran empuk dari narkoba itu adalah usia produktif, bagaimana jadinya bangsa kita jika generasi mudanya terjerat dengan narkoba," kata dia.

Meski pemerintah bersama jajaran kepolisian terus berupaya menekan kasus narkoba di Kota Pariaman, kata wakil walikota Pariaman ini, masih saja kurang maksimal tanpa peran aktif dari masyarakat itu sendiri.

Kasat Resnarkoba Polres Pariaman, AKP Heritsyah meminta masyarakat ikut membantu memberikan informasi kepada pihak berwenang jika ada yang orang yang patut dicurigai pengguna dan pengedar narkoba.

"Karena kita akan menjamin kerahasiaan identitas pelapor, jadi, jangan takut untuk melaporkannya kepada kami," tutupnya. (Erwin/OLP)