Lestarikan Seni Beladiri Lokal, Genius Ajak Pemuda Belajar Silek

Dua pesilat saling adu jurus Silek Harimau Lalok di pasir pantai Talao Pauh menjelang turunnya sunset. Foto: Erwin

Pariaman - Walikota Pariaman Genus Umar mengimbau pemuda Pariaman agar kembali belajar silat tradisional Piaman. Selain kembali menghidupkan tradisi, silat tradisional Piaman juga dikenal sebagai salah satu seni beladiri handal.

"Dulu setiap pemuda Pariaman pergi merantau selalu membekali dirinya dengan silek (silat). Belajar silek merupakan modal wajib bagi mereka sebelum merantau," ungkap Genius saat menyaksikan penampilan Silek Harimau Lalok di objek wisata Talao Pauah Pariaman, Rabu lalu (10/3).

Di Pariaman sendiri terdapat beberapa jenis aliran silek. Ada Silek Tuo, Silek Sunua hingga Silek Harimau Lalok yang berkembang di nagari Sakarek Ulu (Pariaman dulu dibagi dalam dua kanagarian, yakni Sakarek Ulu dan Sakarek Ilia) seperti di Desa Cubadak Aie, Pariaman Utara.

Atraksi Silek Harimau Lalok di Talao Pauah mengundang decak kagum pengunjung. Para pesilat atau pasilek, selain ahli memperagakan berbagai jurus juga memperlihatkan betapa ampuhnya beladiri tersebut dalam mempertahankan diri. Baik dari serangan senjata tajam maupun serangan yang datang tiba-tiba.

Atraksi itu sekaligus menemani wisatawan di area Talao Pauah yang dihiasi pemandangan sunset memukau sore itu. Banyak di antara wisatawan mengambil momen tersebut untuk diunggah di akun media sosial mereka.

"Dengan belajar silek, pemuda lebih mengerti adat istiadat, tau di nan ampek (tata krama) dan rendah hati. Semakin bagus sileknya, semakin tenang pembawaannya, semakin rendah hati dia," tandas Genius.

Pariaman yang sekarang dijuluki The Sunset of City, dan bahkan oleh Walikota Pekanbaru, Firdaus menyebutnya sebagai sunset terbaik di Indonesia, pada 2021 ini setidaknya akan menggelar hingga 45 iven wisata sepanjang tahun. (Erwin/OLP)