Pariaman Canangkan "Seribu Pasukan Medsos" Untuk Promosi Wisata

Kepala Dinas Pariwisata dan Kabid IKP Kominfo Pariaman rangkul seluruh OPD dalam pembentukan "pasukan medsos". Foto: Rika

Pariaman - Pemko Pariaman bentuk jaringan promosi pariwisata dengan memanfaatkan jejaring media sosial. Saat ini, kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono, pihaknya telah membentuk 30 tenaga admin untuk mengelola berbagai akun.

"Untuk optimalisasi promosi wisata diperlukan keterlibatan semua pihak," kata Dwi di Pariaman, Kamis (21/1).

Untuk 30 tenaga admin promosi wisata di berbagai platform media sosial, kata Dwi, disebar di berbagai organisasi perangkat daerah, Badan maupun Kantor di lingkup Pemko Pariaman.

Pasukan medsos tersebut nantinya akan membranding pariwisata Pariaman guna menarik sebanyak mungkin wisatawan berkunjung ke Pariaman.

"Pasukan medsos selain mempromosikan pariwisata, juga mempromosikan bidang kesehatan maupun pembangunan," sambungnya.

Ke depannya, sambung Dwi, pihaknya juga akan merangkul desa dan kelurahan, para guru hingga dosen untuk terlibat dalam jaringan influencer Pariaman. Dia juga akan melibatkan berbagai komunitas, pelaku wisata guna mencapai angka 1000 "pasukan medsos."

Kepala Bidang IKP Dinas Kominfo Kota Pariaman, Eka Putra Pernanda mengatakan pihaknya telah mulai mengumpulkan admin media sosial dari berbagai organisasi perangkat daerah.

"Hal ini senada dengan tugas kami di Kominfo untuk menyebarluaskan informasi tentang kota Pariaman seluas-luasnya di media sosial. Karena tugas kita di IKP adalah menyajikan informasi secara menyeluruh untuk kota Pariaman," tutur Eka.

Eka mengakui media sosial memiliki peran besar dalam penyebarluasan informasi sekaligus sarana promosi yang efektif. Ia meminta agar informasi yang disebarkan bersifat positif dan mematuhi rambu-rambu sesuai ketentuan undang-undang ITE.

"Kita siap menyukseskan capaian 1000 pasukan medos dan kita meyakini akan efektif. Pariaman akan lebih dikenal tentunya," pungkasnya. (Rika/OLP)