Hingga Akhir 2020, Baznas Pariaman akan Salurkan Zakat Hingga Rp 5 Miliar

Plt Walikota Mardison Mahyuddin didampingi Ketua Baznas Pariaman salurkan zakat bagi pelaku UMKM. Foto: Junaidi

Pariaman - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pariaman kembali salurkan zakat Program Pariaman Makmur bagi 52 pelaku usaha kecil micro dan menengah (UMKM) Kota Pariaman di Musala Balaikota Pariaman, Senin (23/11).

Ketua Baznas Kota Pariaman, Haji Bagindo Jamohor mengatakan, penyerahan zakat bagi 52 pelaku UMKM itu merupakan kloter terakhir program Pariaman Makmur.

"Sudah mencakup empat kecamatan yang ada di kota Pariaman," kata Jamohor.

Untuk program Pariaman Makmur, sambung Jamohor, masing-masing pelaku UMKM menerima uang tunai senilai Rp 1,5 juta. Sebelum diberikan, para penerima juga sudah dilakukan verifikasi.

Jamohor menyebutkan, hingga akhir Desember 2020 mendatang, Baznas Pariaman akan menyalurkan zakat senilai Rp 5 miliar bagi mustahik Pariaman dalam berbagai program.

"Mencakup program pendidikan, bantuan sosial dan program Pariaman Makmur," ungkapnya.

PLT Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin memastikan seluruh penerima zakat dari Baznas Pariaman sesuai dengan peruntukannya.

"Tidak ada orang titipan si anu. Semua penerima sesuai dengan mekanisme. Tidak zamannya lagi zakat diberikan atas dasar kedekatan, tapi atas dasar kelayakan," kata Mardison.

Ia menyadari saat ini ribuan UMKM di Pariaman terdampak ekonomi imbas pandemi Covid-19. Selain bantuan dari pemerintah, bantuan dari Baznas cukup membantu pelaku UMKM.

"Untuk modal usaha tentunya, semoga bisa lebih meringankan beban pelaku UMKM yang sudah lama terpukul imbas pandemi corona," sebutnya.

Zakat Baznas dihimpun dari zakat bulanan seluruh ASN Pemko Pariaman. Zakat ASN yang dikelola Baznas Pariaman selama ini telah membantu ribuan warga Pariaman dalam upaya memberantas kemiskinan, dan peningkatan pendidikan. (OLP)