Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perantau Pekanbaru ke Wali Feri: Kami Memang tak Memilih Tapi Punya Remot dan Menentukan

10 Juli 2020 | 10.7.20 WIB Last Updated 2020-07-10T08:17:08Z
Foto: OLP
Pekanbaru - Ketua PKDP Riau, Herman Nazar menyebut perantau Piaman (Pariaman dan Padangpariaman) di Riau, khususnya kota Pekanbaru, memiliki peran besar di tiap Pilkada. Baik Pilkada kota Pariaman maupun Pilkada Padangpariaman.

Suasana silaturahmi di rumah ketua PKDP Riau Herman Nazar. Foto: OLP

"Kami memang tidak memilih tapi punya remote kontrol bagi dunsanak kami yang memilih di kampung," canda Herman Nazar saat silaturami dengan bakal calon Bupati Padangpariaman Tri Suryadi alias Wali Feri beserta seluruh ikatan keluarga (IK) dan jajaran PKDP se kota Pekanbaru di kediamannya di Pekanbaru, Rabu (8/7).

Ketua PKPD Pemanbaru Agusman Sikumbang, SH, MH beri sambutan di acara silaturahmi di kediaman ketua PKDP Riau. Foto: OLP
Bahkan, sambung mantan calon walikota Pekanbaru ini, dari sejumlah penelitian, pengaruh perantau Piaman di seluruh Tanah Air terhadap Pilkada Padangpariaman mencapai 30 persen. Hal tersebut telah dibuktikan di tiga pilkada terakhir.
Owner Rs Safira Pekanbaru, dr H Khairul Nasir beri dukungan penuh untuk Wali Feri maju di Pilkada Padangpariaman. Foto: OLP
"Dan pengaruh paling besarnya adalah perantau Piaman di Riau, khususnya Pekanbaru," sambung mantan kepala Bappeda Pemko Pekanbaru itu.
Foto bersama di salah satu sudut cafe milik Rs Safira di lantai 10 rumah sakit tersebut. Foto: OLP

Selaku ketua PKDP, kata Herman, ia tidak akan membawa bawa nama organisasi PKDP untuk mendukung Wali Feri di Pilkada. Namun tetap membebaskan masing individu menentukan pilihan dengan mempertimbangkan track record masing-masing para bakal calon.

Wali Feri berharap perantau Piaman di Pekanbaru tetap kompak dan tidak terbelah hanya karena politik pilkada. Foto: OLP

"Karena Pekanbaru merupakan miniaturnya Padangpariaman, setiap calon pasti memiliki dunsanaknya di sini," sebutnya.

Tapi terkait sosok Wali Feri yang berangkat dari bawah mengawali karier kepemimpinannya, kata Herman Nazar, bisa dilihat jelas jejak rekamnya saat ini. Baik saat memimpin korong, nagari dan saat duduk di legislatif Padangpariaman hingga legislatif Sumatra Barat.

"Dabuah ombak e bisa dicaliak (debur ombaknya bisa dilihat)," sebutnya.

Herman menganalogikan sosok para calon di pilkada ibarat layangan. Bisa naik ke udara oleh beberapa faktor. Layangan bagus, ada yang menganjungkan dan ada angin.

"Kami di rantau adalah anginnya," imbuhnya.

Herman menyebut selaku ketua PKDP Riau ia pastikan tidak akan menyeret lembaga PKDP dalam politik praktis meskipun ia secara pribadi mendukung Wali Feri jadi bupati Padangpariaman ke depan. Namun pada malam itu dengan kehadiran seluruh PAC PKDP dan seluruh IK-IK di Pekanbaru yang mencapai 200 orang perwakilan, Herman telah menunjukan bukti bahwa ia bukan sekadar pendukung biasa Wali Feri.

Sementara tokoh masyarakat Pekanbaru sekaligus owner Rs Safira, Khairul Nasir mengatakan Padangpariaman membutuhkan pemimpin yang mengerti dengan keinginan masyarakat bawah. Ia menilai sosok Wali Feri yang berangkat dari ketua pemuda hingga sampai ke anggota DPRD Sumbar, akan lebih mengerti apa yang diinginkan masyarakat di bawah dengan pengalaman yang dimilikinya.

"Jika sekarang kami di sini belum mampu mengangkat kehidupan masyarakat, kita angkat dulu pemimpinnya yang nantinya akan mengangkat taraf hidup masyarakat Padangpariaman. Sosok tersebut adalah Tri Suryadi atau yang lebih dikenal Wali Feri," ungkap Uncu Khairul, karib ia disapa.

Uncu Khairul mengatakan selama ini ia tidak pernah terlibat politik praktis apalagi mendukung calon di pilkada di kampung halamannya. Namun untuk saat ini, dirinya terpanggil untuk berpartisipasi demi kemajuan Padangpariaman ke depan.

"Ibarat memandikan kerbau. Kita sama sama berjuang, baik secara moril maupun secara materil. Saya siap pulang kampung," tegas dokter bedah yang juga dikenal di kalangan seniman karena kepiawaiannya bermain musik tersebut.

Wali Feri sendiri telah empat kali mengunjungi Pekanbaru untuk melakukan silaturahmi sekaligus mohon restu dan izin dari tokoh rantau untuk maju sebagai salah satu calon Bupati Padangpariaman di Pilkada serentak 2020.

Wali Feri yang didampingi tokoh masyarakat sekaligus mantan ketua DPRD Padangpariaman Faisal Arifin dan mantan pimpinan DPRD Padangpariaman sekaligus pengacara Zulbahri, berharap kedatangannya tidak membuat perpecahan di kalangan perantau karena politik praktis.

"Karena semua calon memiliki niat baik untuk membangun Padangpariaman dan mereka adalah putra terbaik Padangpariaman. Pilihan boleh berbeda-beda, namun kita mesti tetap kompak," kata Wali Feri.

Wali Feri menyebut dia tidak akan menjanjikan apa-apa jika terpilih nanti jadi bupati, namun bertekad akan membangun ekonomi masyarakt dari sektor riil yang selama ini kurang mendapatkan perhatian lebih.

"Pemimpin sekarang sudah bagus. Namun ada beberapa sektor terkait ekonomi sektor riil yang belum mendapat posrsi maksimal, padahal hal tersebut sangat penting karena menyangkut ekonomi masyarakat paling bawah," ungkapnya.

Ekonomi masyarakat bawah menurutnya tidak akan mampu bergerak maju tanpa dorongan dari pemerintah. Untuk itu ia telah menyiapkan berbagai program dengan melibatkan berbagai pakar untuk meramu formula yang tepat guna menumbuhkan ekonomi sektor riil masyarakat Padangpariaman ke depan. Tiada kemajuan jika masih ada masyarakat yang belum mampu menyekolahkan anaknya, berobat dan mengasapi dapurnya.

"Kita juga mengajak diskusi para walikorong dan walinagari tentang hal itu," sebutnya.

Waliferi menyebut Padangpariaman merupakan sumber air di Sumatera Barat yang belum dikelola maksimal sehingga masih ada area persawahan yang kekurangan air. Air, menurut Wali Feri memiliki manfaat besar bagi kehidupan, dan air jangan sampai begitu saja langsung mengalir ke muara.

"Sebelum ke muara hendaknya air singgah dulu ke sawah, kolam masyarakat, rumah-rumah penduduk, turbin pembangkit listrik teknologi tepat guna, baru ke muara. Jangan kita biarkan langsung ke muara tanpa membawa azas manfaat bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya," pungkasnya. (OLP)
×
Berita Terbaru Update