266 Calon Mahasiswa Saga Saja Pariaman Ikuti Seleksi Akademik

Foto: istimewa
Pariaman - Sebanyak 266 peserta calon mahasiswa program satu keluarga satu sarjana (Saga Saja) Pemko Pariaman lolos seleksi administrasi calon mahasiswa baru tahun akademik 2020-2021.

"Kita telah menetapkan hasil seleksi administrasi penerimaan hari Jumat tanggal 12 Juni lalu," ungkap kepala dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Kanderi di Pariaman, Senin (15/6).

266 orang peserta yang lolos seleksi administrasi tersebut, sambung Kanderi dari Perguruan Tinggi Politeknik Negeri Padang berjumlah 201 orang peserta, Politeknik ATI Padang 31 peserta, Politeknik Pelayaran Sumbar 19 peserta, serta Politeknik Kelautan dan Perikanan Pariaman sebanyak 15 orang peserta.

Penetapan hasil seleksi administrasi, jelas Kanderi berdasarkan ketentuan, yakni warga Kota Pariaman dengan adanya fotocopy KK dan KTP, lulusan SMA/SMK/MA/sederajat, surat keterangan kurang mampu dari desa/kelurahan dan sudah dicocokkan dengan Basis Data Terpadu (BDT) Kota Pariaman.

Calon mahasiswa yang lulus seleksi administrasi selanjutnya akan mengikuti seleksi akademik yang diadakan oleh masing-masing perguruan tinggi dengan jadwal yang ditentukan oleh perguruan tinggi tersebut.

Calon mahasiswa yang lulus seleksi administrasi tersebut, imbuh Kanderi, berkumpul di kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman hari ini, Senin (15/6).

Dengan jadwal Politeknik Negeri Padang dari nomor 1-100 pada jam 08.00 Wib, Politeknik Negeri Padang dari nomor 101-201 berkumpul pada jam 08.30, Politeknik ATI Padang, Poltekpel Sumbar, dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Pariamanpada pukul 09.00.

"Hal tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan, dan datang tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan dengan memakai standar protokol kesehatan," pungkasnya.

Beberapa perguruan tinggi yang telah menjalin kerjasama dengan pemerintah Kota Pariaman dalam program Saga Saja adalah Politeknik Negeri Padang, Politeknik ATI Padang, Politeknik Pelayaran Sumbar, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pariaman, dan Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia.

Dengan program tersebut mahasiswa tidak perlu membiayai uang kuliahnya. Bahkan Pemko Pariaman juga menganggarkan uang saku bagi para mahasiswa dari keluarga kurang mampu tersebut. (Desi/OLP)