Padangpariaman Lanjutkan PSBB

Foto: AWT
Parit Malintang - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno akan memperpanjang pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) serentak Sumatera Barat. Ia mengajak seluruh kepala daerah di Sumbar samakan persepsi jelang puncak arus mudik akan terjadi pada 21 Mei mendatang.

Pada masa PSBB tahap dua tersebut ia meminta daerah memperketat pergerakan masyarakat antar kabupaten/kota guna memutus rantai penularan Covid-19.

"Seluruh bupati dan walikota agar memastikan tidak ada pendatang memasuki wilayahnya," kata dia saat video conference dengan seluruh bupati dan walikota se Sumbar.

Ia mengatakan dari 221 kasus positif corona di Sumbar, 40 kasus di antaranya ditularkan oleh perantau. Sedangkan sisanya penularan lokal dan dari luar negeri.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni akan lebih memperketat aturan PSBB tahap dua dengan Peraturan Bupati. Saat ini, kata dia masih banyak rumah ibadah melakukan pertemuan dengan mengundang orang banyak.

"Pelaksanaan ibadah Jumat diperbolehkan dengan catatan tidak boleh ada pendatang. Yang salat Jumat hanyalah warga sekitar," kata dia.

Terkait pasar, Ali Mukhni akan mengikuti arahan presiden. Pasar tetap dibuka dengan menerapkan protokol Covid-19 dan menyediakan wastafel cuci tangan di tiap pasar.

Pelaksanaan PSBB selanjutnya akan ada pengetatan dan pelonggaran dengan catatan tetap mengikuti protokol Covid-19. PSBB akan dilaksanakan hingga 29 Mei mendatang.

Ali Mukhni juga mengimbau agar masyarakat tidak merayakan hari raya Idul Fitri 2020 yang berpotensi mempercepat penyebaran Covid-19.