PSBB Diberlakukan Besok, Ali Mukhni Imbau Masyarakat Jalani dengan Kesadaran

Foto: Kominfo Padangpariaman
Parit Malintang - Mulai besok, Rabu 22 April, Sumatera Barat mulai menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di semua kabupaten dan kota hingga 14 hari ke depan.

Ini yang Akan Terjadi Jika Sumbar Terapkan PSBB


Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni meminta segenap masyarakat Padangpariaman melaksanakannya dengan penuh kesadaran demi perjuangan bersama melawan wabah Covid-19.

"Sebenarnya prinsip PSBB telah lama kita lakukan seperti meliburkan sekolah dengan belajar di rumah, work for home sebagian ASN, imbauan beribadah di rumah, meniadakan sementara pesta pernikahan dan melarang kegiatan yang bersifat keramaian," kata Ali Mukhni di Parit Malintang, Selasa (21/4).

Namun dengan PSBB, kata Ali Mukhni aktivitas sosial masyarakat akan lebih dikontrol. Seperti jumlah penumpang dalam angkutan umum, pembatasan kegiatan keagamaan di rumah ibadah, keramaian di fasilitas umum, sosial budaya dan mengatur moda transportasi.

"Ini keputusan berat karena berimbas pada ekonomi masyarakat. Tapi mesti diambil karena di sisi lainnya kita ingin menyelematkan masyarakat dari wabah Covid-19," sambungnya.

Pihaknya saat ini sedang mendata masyarakat yang akan menerima bantuan selama PSBB diberlakukan. Data tersebut sedang disusun agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penyalurannya.

Ia juga mengimbau agar seluruh organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN dan BUMD, pimpinan perguruan tinggi, camat hingga walinagari se Padangpariaman, memastikan PSBB berjalan sebaik mungkin hingga 5 Mei mendatang.

PSBB, kata Ali Mukhni bukan berarti menghentikan seluruh sektor. Sektor yang masih diizinkan beroperasi seperti kesehatan, pangan, energi, keuangan dan perbankan, logistik dan kebutuhan harian. (Tim/OLP)