Pemkab Padangpariaman Gelar Musrenbang Online

Foto: istimewa
Parit Malintang - Pemkab Padangpariaman gelar Musrenbang tahun anggaran 2021 yang bisa diikuti dengan mengakses http://bapelitbangda.padangpariamankab.go.id/musrenbang. Musrenbang online dari 13 hingga 14 April tersebut hingga kini masih berlangsung.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan musrenbang
merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan. Karena itu musrenbang mesti tetap dilakukan di tengah pandemi Covid-19 secara online.

Ali Mukhni menuturkan rangkaian penyusunan anggaran akan dilakukan secara bertahap. Mulai dari KUA-PPAS hingga penetapan APBD tahun anggaran 2021.

Pada APBD 2021 Ali Mukhni menekankan 9 prioritas pembangunan Padangpariaman pada 2021 mendatang. Prioritas tersebut akan menjadi acuan bagi setiap OPD dalam menyusun kegiatan mereka.

Sembilan (9) program prioritas pembangunan tersebut adalah:

1. Peningkatan kualitas kehidupan beragama dan
berbudaya
2. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). dan
peningkatan derajat kesehatan masyarakat
3. Pengembangan infrastruktur berwawasan lingkungan
 dan tata ruang
4. Peningkatan produksi pertanian, peternakan dan
 perikanan
5. Peningkatan potensi pariwisata unggulan
6. Peningkatan kontribusi sektor industri dan perdagangan
terhadap perekonomian daerah
7. Penurunan tingkat kemiskinan dan pengagguran
8. Peningkatan kinerja dan pelayanan daerah
9. Pengurangan risiko dan kesiapsiagaan bencana

Musrenbang online saat ini, kata Ali Mukhni harus dimanfaatkan guna menyatukan berbagai pandangan dan masukan agar arah pembangunan lebih terfokus.

Kepala Bapelitbangda Padangpariaman, Ali Amran menyebut Musrenbang RKPD Kabupaten Padangpariaman saat ini tidak bisa dilaksanakan sebagaimana tahun sebelumnya mengingat pandemi Covid-19.

"Musrenbang secara online sebagai bentuk pencegahan dan antisipasi Covid-19," ujarnya.

Dia bilang sebelumnya Mendagri meminta agar seluruh daerah tetap melaksanakan Musrenbang tanpa forum atau melibatkan orang banyak dalam satu ruangan. Pelaksanaan Musrenbang bisa dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada.

Ia berharap Musrenbang secara online tidak mengurangi substansi dari Musrenbang itu sendiri. (Tim/OLP)