Masuki Puasa, Ulama Imbau Mubaligh Ceramah di Medsos

Foto: Anton WT
Parit Malintang - Ketua Majelis Ulama (MUI) Sumatra Barat, Gusrizal Gazar mengajak umat bersatu memanjatkan doa agar dijauhkan dari wabah Covid-19.

"Kondisi saat ini tentu tidak kita harapkan. Semoga doa kita di bulan suci agar pandemi Covid-19 cepat berlalu, diijabah Allah," kata dia saat video conference dengan Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni di Parit Malintang, Kamis (24/4).

Ia mengatakan bahwa setiap wabah datang dari Tuhan dan tentu bisa dihentikan oleh Tuhan pula. Oleh sebab itu ia meminta setiap umat meningkatkan terus keimanannya, bertaqwa dan saling berbuat baik satu sama lain.

"Yang bisa kita lakukan hanyalah meningkatkan terus keimanan dan ketaqwaan serta kenikmatan kita dalam beribadah kepada Allah," sambungnya.

Ketua Dewan Masjid Sumatra Barat, Duski Samad meminta para ulama ikut memberikan pencerahan dan imbauan melalui media sosial guna menenangkan hati masyarakat selama Pandemi Covid-19.

Media sosial dinilainya efektif bagi ulama untuk terus menyiarkan ajaran Islam tanpa harus mengumpulkan orang banyak.

"Ulama adalah suluah bendang dalam nagari. Dengan adanya media sosial, ulama bisa mengambil perannya," kata dia.

Sebelumnya Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni juga menyalurkan bantuan kepada 340 mubaligh se Padangpariaman. Bantuan uang tunai langsung Rp 500 ribu per orang.

Ali Mukhni mengajak para mubaligh terus menyiarkan kepada masyarakat imbauan hidup bersih, jaga jarak, beribadah di rumah selama bulan puasa dan mengenakan masker saat keluar rumah saat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) serentak di Sumatra Barat hingga 5 Mei mendatang.

"Jika masyarakat disiplin menjalankan PSBB, kita optimis bisa menekan penyebaran virus corona. Tidak hanya di Padangpariaman tetapi di seluruh Sumatra Barat dan Tanah Air," kata Ali Mukhni. (Tim/OLP)