Desinfektan 60 Nagari, Wali Feri: ODP dan PDP Perlu Perlindungan Sosial

Foto: OLP
Pariaman - Barisan Relawan Tri Suryadi (Baret) terus lakukan penyemprotan desinfektan di seluruh wilayah Padangpariaman. Memasuki hari ke sepuluh, Jumat (3/4), sudah 60 nagari di 12 kecamatan se Padangpariaman, didesinfektan.

Legislator Sumbar Tri Suryadi alias Wali Feri menarget seluruh nagari dan kecamatan di Padangpariaman akan didesinfektan dalam bulan ini. Namun karena terkendala sulitnya bahan baku racikan untuk desinfektan, memasuki hari ke sepuluh, belum semua nagari dan kecamatan tercover.

"Kalau dari barisan relawan sudah siap. Kita siagakan 30 relawan tiap hari yang dibagi dalam 6 grup agar penyemprotan bisa efektif dan maksimal dalam satu hari. Namun karena sulitnya bahan baku, belum semua nagari kita semprot," kata Wali Feri di Pariaman, Jumat (3/4).

Ia mengatakan pihaknya bekerjasama dengan pihak dinas kesehatan dalam pembuatan bahan desinfektan. Kelangkaan bahan baku, akan ia siasati dalam dua hari ke depan karena banyak permintaan dari nagari yang belum direalisasikan. Standar pembuatan desinfektan disesuaikan dengan standar kesehatan yang dipantau langsung oleh petugas ahli di bidang tersebut.

"Siang ini kita pesan pada distributor dan dijanjikan dua hari lagi datang. Insya Allah, penyemprotan akan dilanjutkan ke nagari-nagari secara bergiliran," sebut aktivis 98 itu.

Wali Feri juga apresiasi beberapa nagari yang secara mandiri melakukan desinfektan di wilayahnya. Ia memuji langkah beberapa walinagari yang mengalokasikan dana nagari untuk penanganan Covid-19 di Padangpariaman.

"Penanganan Covid-19 butuh kerjasama semua pihak karena luasnya wilayah Padangpariaman. Mari kita bantu pemerintah menangani Pandemi Covid-19," lanjut politisi Gerindra itu.

Masyarakat, kata Wali Feri juga bisa berkontribusi dalam penaganan Covid-19 hanya cukup dengan menjaga kesehatan, hindari keramaian, rajin cuci tangan dan tidak keluar rumah jika tidak penting.

"Dan melakukan sosial distancing. Itu bagian dari penanganan Covid-19 oleh masyarakat," imbuh mantan walinagari Pilubang itu.

Wali Feri mengimbau agar masyarakat Padangpariaman dan Kota Pariaman tidak panik meski tetap waspada di masa penaganan Covid-19. Ia juga mengimbau masyarakat menguatkan simpul-simpul sosial dalam menangani Covid-19.

"Perlindungan sosial sangat penting. Jika ada warga kita status ODP (orang dalam pantauan) dan (pasien dalam pengawasan) berikan perlindungan komunal. Misalnya dengan membantu mereka selama isolasi mandiri 14 hari dengan ikut menyumbang asupan bergizi. Jika sedang buat sayur, kirimkan. Atau berikan mereka buah-buahan selama masa isolasi," kata Wali Feri.

Perlindungan sosial jauh lebih baik daripada mengucilkan. Mengucilkan, sebut Wali Feri, sama artinya menghilangkan rasa kemanusiaan dalam diri. Hal tersebut menjadikan masyarakat jadi kasar dan kehilangan budaya timurnya. Dengan berikan perlindungan sosial, psikologi ODP dan PDP akan menangkap sinyal positif yang membuat mereka cepat recovery.

"Beri para ODP perlindungan sosial. Tentu dengan tetap menjaga jarak dan menggunakan masker dan cuci tangan setelahnya," pungkas Wali Feri. (OLP)