Ali Mukhni: Kejurnas Gantole di Bukit Kanter akan Menjadi Iven Tahunan


Padangpariaman - Sebanyak 70 atlet dari berbagai daerah mengikuti kejuaraan nasional layang gantung alias gantole Bupati Padangpariaman Cup 2020 di Bukit Kanter, Batang Anai, Jumat (6/3). Kejurnas gantole yang merupakan jenis olahraga aero sport ini akan digelar selama 3 hari hingga 8 Maret mendatang.

Gantole atau layang gantung sekilas sama dengan paragliding atau dikenal dengan nama paralayang. Jika paralayang peralatannya memakai parasut yang fungsinya untuk bisa membuat paraglider melayang-layang di udara, gantole memakai alat berupa rangkaian besi dilengkapi sayap kain dengan bentuk mirip layang atau pesawat sederhana tanpa mesin apapun.

Selain 'pesawat' ada beberapa peralatan untuk gantole lainnya yang perlu dipakai, seperti harness, control bar (tongkat pengontrol) dan helm untuk melindungi kepala dari benturan selama melayang di udara dan mendarat di permukaan tanah.

Bupati Ali Mukhni menyebut lokasi Bukit Kanter merupakan yang terbaik di Sumatera Barat untuk olahraga gantole dan paralayang. Area perbukitan dengan angin yang memadai dan bentang alamnya juga memukau bagi 'pilot' gantole.

Ali Mukhni menjanjikan kejuaran tersebut akan menjadi kalender iven tahunan Padangpariaman. Ia bahkan akan menyiapkan penginapan bagi peserta.

"Kejurnas tahun depan akan difasilitasi tempat penginapan di Embarkasi Haji Provinsi Sumatera Barat yang lokasinya berdekatan dengan arena lomba," kata Ali Mukhni.

Pemandangan di Bukit Kanter, imbuh Ali Mukhni tidak akan ditemukan di lokasi lain. Beragam pemandangan bisa dilihat dari puncak bukit. Arah barat hamparan laut dan embarkasi hinggga bandar udara.

"Sisi timur kita dapat melihat hamparan bukit barisan yang sangat menawan," pungkasnya.

Ketua Gantole Indonesia Dr Ing Alda Manda A Lubis mengatakan pemandangan di bukit Kanter jarang ditemui di Indonesia.

"Kami ucapkan terimakasih kepada pak Bupati yang telah memfasilitasi hingga terselenggaranya acara tersebut," kata dia. (Tim/OLP)