Kejagung Akan Rekrut 5000-an CPNS dengan 18 Formasi


Pariaman - Kepala Kejari Pariaman, Efrianto menyebut Kejaksaan Agung Republik Indonesia akan merekrut 5.203 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini untuk mengisi 18 formasi jabatan.

"Penerimaan CPNS tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Bagi masyarakat kami yang ingin mengikuti seleksi, persiapan diri semenjak sekarang," katanya di Pariaman, Kamis (7/11).

Tidak hanya untuk masyarakat berijazah Sarjana, juga ada formasi jabatan untuk masyarakat berijazah Diploma III (DIII) dan ijazah SMA/Sederajat.

Kejagung RI membatasi usia pendaftar sesuai ijazah pendaftar. Pendaftar berijazah SMA maksimal berusia 35 tahun, ijazah D III maksimal berusia 27 tahun.

"Bagi warga mendaftar menggunakan ijazah Sarjana (S1) maksimal berusia 28 tahun, dokter umum berusia maksimal 30 tahun dan dokter spesialis maksimal berusia 35 tahun," rincinya.

Menurut Efrianto jika tidak ada perubahan, pendaftaran akan dimulai pada 11 November 2019 mendatang. Masyarakat bisa mendaftar secara online melalui website https://sscasn.bkn.go.id.

Untuk mendaftar online, calon peserta perlu menyiapkan KTP Elektronik, ijazah, transkrip nilai, Surat Tanda Registrasi (STR), dan beberapa dokumen lainnya.

"Penempatan belum ditetapkan. Nanti itu sesuai distribusi dari Kejagung RI," lanjutnya.

Ia memastikan perekturan CPNS tahun ini transparan. Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) maupun Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

"Sangat transparan. Skor nilai yang diperoleh peserta dalam satu sesi ujian itu dapat langsung diketahui. Jika berminat siapkan diri sejak sekarang," pungkasnya. (Nanda)