Genius, Pariaman Bersih Bukan Sekadar Untuk Adipura


Pariaman - Walikota Pariaman Genius Umar meminta kerjasama kepala desa dan masyarakat di daerah itu  menjaga kebersihan dan kerapian kantor desa dan tempat tinggal masyarakat masing-masing.

Ajakan itu disampaikan untuk mensukseskan penilaian Piala Adipura  2019 yang dilakukan tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHL) Republik Indonesia di Kota Pariaman. 

"Ini adalah PR kita semua, membersihkan area sekitar tempat tinggal, kantor dan warung bukan hanya dilakukan untuk mendapatkan Adipura saja namun lakukan hal tersebut untuk kebersihan dan keindahan serta kesehatan keluarga kita, “ kata Genius saat rapat koordinasi persiapan penilaian Piala Adipura 2019, Jumat (25/10).    

Menurut Genius, Kota Pariaman terakhir meraih Piala Adipura pada 2013 yang lalu. Dengan dukungan seluruh pihak, termasuk pemerintah desa, piala tersebut dapat diboyong di Kota Pariaman.

"Untuk itu kerjasama OPD, desa dan kelurahan benar - benar dituntut agar satu tujuan yaitu meraih Adipura 2019," lanjutnya.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Perkim & LH Kota Pariaman, Amrizal mengatakan penilaian Adipura untuk 2019 berbeda dengan penilaian pada tahun – tahun sebelumnya. 

Jika tahun sebelumnya penilaian akan dilakukan di beberapa titik, namun tahun ini penilaian akan dilakukan ke seluruh kota.

“Semua kecamatan akan dinilai oleh tim mulai dari kawasan perumahan, sekolah, pasar dan perkantoran se Kota Pariaman. Jadi untuk mendapatkan piala Adipura pada  2019, Pariaman harus bersih dan rapi bukan kelihatan atau pura – pura bersih,“ ungkapnya.

Penilaian yang dijadwalkan mulai 28 Oktober sampai 8 November 2019 ini merupakan penilaian tahap kedua. Untuk bisa memasuki tahap ini, Kota Pariaman sudah lolos dari tahap pertama pada Agustus yaitu terkait dengan Kebijakan Strategi Daerah (JASRADA) tentang pengurangan dan pengelolaan sampah dan neraca sampah. 

Tim akan datang dan menilai Kota Pariaman secara diam – diam atau tidak memberitahu pemda perihal kedatangannya. (Nanda)