Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Berbagi Inovasi, Genius Hadirkan Tiga Pimpinan Dinas Berprestasi Padangpariaman Alumni STPDN

27 Agustus 2019 | 27.8.19 WIB Last Updated 2019-08-27T02:54:24Z
Kepala DSP3A Hendra Aswara, Kadisdukcapil M Fadhly dan Walikota Pariaman Genius Umar di Balai Kota Pariaman, Senin (26/8). Foto: Hendra
Pariaman - Walikota Pariaman, Genius Umar mengundang tiga kepala dinas berprestasi Kabupaten Padangpariaman sebagai narasumber saat rapat dengan jajaran OPD di Balaikota Pariaman, Senin (26/8). Tiga kepala dinas tersebut merupakan alumni STPDN.

Tiga kepala dinas tersebut adalah Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hendra Aswara, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Muhammad Fadhly dan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Dan Perindustrian, Rudi Rilis.

Genius mengaku mengundang ketiga pimpinan dinas muda tersebut guna berbagi informasi inovasi yang dilakukan dalam percepatan pelayanan publik dan meningkatkan kepuasan masyarakat dengan memanfaatkan teknologi informasi.

"Padangpariaman menjadi kabupaten terinovatif dan meraih penghargaan dari Kemendagri. Sementara Kota Pariaman berada di peringkat 46. Jadi kita undang kadis inovator ini agar OPD bisa mencontoh dan mereplika inovasi untuk diterapkan di Kota Pariaman," kata Genius didampingi Sekdako Pariaman, Indra Sakti.

Sebenarnya, kata Genius, OPD-nya telah banyak juga berprestasi dan berinovasi namun belum memiliki branding dan tidak dilaporkan secara lengkap. Ke depan, ia berharap Kota Pariaman lebih memperoleh hasil yang lebih baik.

"Silahkan berdiskusi dengan Kadisdukcapil, Kadis Sosial, DPMPTSP Padangpariaman dalam berinovasi untuk memudahkan masyarakat. Tahun ini saya minta lima inovasi terealisasi per OPD," kata alumni STPDN itu.

Kadisdukcapil, Muhammad Fadhly memaparkan inovasi lahir sebagai solusi terhadap permasalahan dan keluhan masyarakat terhadap pelayanan. Pembenahan dilakukan dengan komitmen seluruh personil di dinas.

"Jadi seluruh pegawai hingga cleaning service harus tahu visi misi OPD dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab," ujar Fadhly.

Disdukcapil, kata Fadhly, telah melahirkan inovasi diantaranya Alpa Beta (Anak Lahir Pulang Bawa Akta), Pedang Saber (Petugas Datang Segala Administrasi Beres), Kadoku KTPel, Tamasya (Tampek Mengadu Masyarakat) dan lainnya.

"Juga ada inovasi kolaborasi dengan Dinas KB, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Perizinan dan RSUD," kata Peraih peringkat 1 Dinas Dukcapil se-Sumbar itu.

Sementara Kepala DSP3A Hendra Aswara juga membenarkan yang disampaikan Fadhly bahwa inovasi lahir dari masalah yang timbul dan dirasakan yang perlu diadakan perubahan cepat.

"Di awal menjabat sebagai Kadis Sosial kita inventarisir segala kelemahan dan kekurangan kemudian bersama-sama merumuskan solusi sesuai amanat UU nomor 25 tentang Pelayanan Publik," ujar Hendra.

Dalam empat bulan terakhir, tambah Hendra, ada empat inovasi yang lahir di dinasnya, yaitu Pusat Layanan Terpadu Penanganan Kemiskinan, Jujur Miskin Sadar Sejahtera (Jujurin Saja), Layanan Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak (Lapau Emak) dan Apliasi SI PENANGKIS.

"Kita sudah diapresiasi oleh Kemensos dan Dinas Sosial Provinsi Sumbar. Inovasi ini lahir untuk memenuhi harapan masyarakat dalam percepatan layanan," ujar Hendra.

Sementara Kepala DPMPTP Rudi Rilis juga memaparkan inovasi andalannya yaitu Ajep Papa, Papa Joss dan Klinik LKPM. (Tim)
×
Berita Terbaru Update