Padangpariaman Potensial Raih Kabupaten Terinovative Nasional 2019

Foto: Andry
Parit Malintang - Bupati Padangpariaman, Ali Mukhn buka sosialisasi inovative goverment award (IGA) dan tata cara penginputan data inovasi pada aplikasi IGA 2019 di Hall Kantor Bupati Padangpariaman, Parit Malintang, Selasa (16/7).

Sosialisasi itu menghadirkan Kepala Bidang SDM Pusat Litbang Inovasi Daerah BPP Kemendagri, Jerry Walo, dan Kepala Sub Bidang Potensi Inovasi Daerah, Danang Binuko.

 Ali Mukhni menjelaskan bahwa kegiatan itu sebagai upaya untuk memajukan dan mensejahterakan daerah melalui inovasi guna meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di tengah keterbatasan sumber daya yang dimiliki, kata dia, semua perangkat daerah dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyediakan pelayanan publik dan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bupati peraih Satya Lencana Pembangunan ini mengingatkan kepada peserta untuk mengikuti sosialisasi itu sampai selesai karena menurutnya peserta bisa memgambil manfaat sehingga guna menciptakan inovasi-inovasi.

Bupati dua periode itu memberi garansi bahwa setiap inovasi yang dihasilkan dan jika gagal dalam pelaksanaanya tidak akan berkonsekwensi hukum.

"UU Pemerintahan Daerah telah mengaransi apabila inovasi yang ternyata gagal tidak akan dipidana, diperkuat lagi dengan PP Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah," papar Ali Mukhni.

Berdasarkan regulasi yang ada, sambungnya, pemerintah daerah diminta melakukan inovasi daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah dengan sasaran untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat dan peningkatan daya saing daerah.

Melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2018 tentang Pengukuran, Penilaian, dan Pemberian Penghargaan dan atau Insentif Inovasi Daerah maka pemerintah pusat juga akan memberikan penghargaan atau insentif bagi daerah yang dinilai sangat inovatif.

Untuk itu, imbuhnya, dalam rangka percepatan penerapan inovasi daerah pada Pemerintah Kabupaten Padangpariaman, maka pihaknya perlu meningkatkan dan menumbuhkan ide-ide, kebijakan-kebijakan kreatif dan inovatif yang disesuaikan dengan karakteristik, kemampuan serta kearifan lokal dalam menciptakan inovasi daerah secara berkesinambungan demi peningkatan daya saing daerah dan perbaikan pelayanan publik. 

"Apalagi kita termasuk 100 daerah di Indonesia yang diikutkan dalam Program Menuju 100 Smart City," tukuk Ali Mukhni.

Jerry Walo yang bertindak sebagai narasumber mengatakan pada 2018  Padangpariaman berhasil meraih peringkat 2 daerah terinovative tingkat nasional setelah Kabupaten Banyuwangi. Dia berharap Padangpariaman dapat meningkat di 2019.

Penghargaan tersebut l, sebutnya dapat diraih atas kerjasama dan dukungan dari segenap unsur di lingkungan pemerintah daerah. 

"Penghargaan yang telah diraih tentu tidak akan membuat kita berpuas diri. Justru kita harus bisa meningkatkannya lagi di masa yang akan datang, karena daerah lain juga memacu diri untuk menjadi yang terinovative di tingkat nasional," pungkasnya. (Tim/OLP)