Dirawat Dinas Sosial, Lansia Terlantar Akhirnya Bertemu Keponakan

Yohanes (dalam mobil) saat akan diantar oleh Dinsos Pariaman menuju Padang. Keponakan Yohanes (kiri) dan Fajri Jafar (kanan). Foto: istimewa
Pariaman- Seorang pria lanjut usia bernama Yohanes (60-an) yang terlantar di Pariaman dan dirawat oleh Dinas Sosial Pariaman, bertemu keluarganya, Kamis (11/7). Pria lansia tersebut akan segera dijemput oleh pihak keluarganya.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Pariaman, Fajri Jafar menyebut pihaknya telah dihubungi oleh salah satu keponakan Yohanes. Yohanes dikabarkannya hilang sejak Jumat, 5 Juli lalu.

Yohanes merupakan warga Kelurahan Pulau Karan, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Saat Yohanes ditemukan terlantar di Pariaman oleh Pol PP Pariaman - kemudian diserahkan ke Dinas Sosial - Dinas Sosial dan PMI Pariaman langsung memeriksa kondisi kesehatan pria malang tersebut.

“Kondisi pak Yohanes dalam keadaan baik. Hanya saja memang susah diajak komunikasi dan bisanya hanya angguk, geleng dan sesekali menunjuk arah,“ sebutnya.

Dia bilang Dinas Sosial selanjutnya lakukan pengecekan untuk mengetahui identitas. Namun ternyata Yohanes tidak memilik KTP sehingga Dinas Sosial tidak menemukan alamat keluarganya.

"Kita tidak putus asa untuk mencari tahu alamat pak Yohanes. Banyak cara kami lakukan mulai dari menyebar berita lewat media sosial hingga memberi kabar ke seluruh Dinas Sosial di Sumatera Barat," imbuhnya.

Yohanes sempat diinapkan di pos pengamanan Perkantoran Karan Aur. Mulai sarapan, makan dan mandi ia dibantu petugas dinas.

"Semua cara dan usaha telah dilakukan agar pak Yohanes bisa bertemu dengan keluarganya dan akhirnya hari ini pak Yohanes bisa bertemu dengan keponakanya dari Kota Padang,“ imbuhnya.

Keponakan Yohanes bernama Alwi apresiasi Pemerintah Kota Pariaman yang telah menjaga pamannya dan memberitakan info orang hilang ke sosial media.

Ia menyebut, ini pertama kali pamannya pergi meninggalkan rumah. Menurut dia, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, menyebar berita kehilangan di sosial media bahkan mencoba mencari tahu lewat orang pintar, dan hasilnya masih nihil.

"Namun saat dapat info dari media sosial Pemko Pariaman, kami mencoba memastikan apakah benar itu paman yang kami cari. Akhirnya kami menemukan pak Chikiat (panggilan Yohanes oleh keponakannya), “ ungkapnya.

Meskipun Yohanes sudah dijemput keluarganya ke Pariaman, Dinas Sosial tetap akan mengantar Yohanes guna meyakinkan Yohanes tinggal di tempat yang layak.

Yohanes sendiri hinggga sekarang tidak pernah menikah. Pihak dinas mengusulkan pada pihak keluarganya agar menjaga Yohanes sebaik mungkin. (Dewi/*)