Genius Dukung FKPT Sumbar Sosialisaskan Bahaya Radikal dan Terorisme

Walikota Genius Umar terima tim FKPT di ruang kerjanya. Foto: Phaik
Pariaman - Walikota Pariaman, Genius Umar terima kunjungan tim Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Sumatera Barat (FKPT) di ruang kerjanya, Kamis (27/6).

Genius Umar pada kesempatan itu mengatakan pihaknya menyambut baik upaya FKPT Sumbar yangakan mengadakan sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme di Kota Pariaman.

Dengan digelarnya sosialisasi itu Genius berharap akan memberikan pencerahan kepada masyarakat akan bahayanya paham radikalisme dan terorisme, baik terhadap umat Islam maupun kehidupan berbangsa bernegara.

"Dengan begitu literasi digital sebagai upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di masyarakat dapat teratasi dan tersaring," kata Genius.

Genius menilai pencegahan tersebut tidak dapat dilakukan oleh tim FKPT saja, namun kerjasama dengan semua pihak termasuk dengan Pemko Pariaman dan FKPT akan mampu menangkal penyebaran radikalisme dan terorisme.

Ketua FKPT Provinsi Sumbar, Zaim Rais menyebut pihaknya akan menggelar sosialisasi tentang bahaya radikalisme dengan menyertakan seluruh aparatur desa se Kota Pariaman.

"Dalam waktu dekat kita akan menggelar sosialisasi dengan seluruh kepala desa se kota Pariaman," ujarnya.

Menurutnya masyarakat mesti diasah kepekaannya untuk membaca dan memahami adanya perkembangan paham-paham radikalisme yang sedang ditebar di sekitar mereka.

“Yang terkadang penyebarannya tanpa disadari oleh masyarakat di lingkungannya oleh orang tertentu dan akhirnya berkembang membesar hingga banyak orang terpapar. Lalu itulah yang menyulut teror," ujarnya.

Upaya pencegahan terorisme, sambung dia harus dimulai dari bawah, yaitu masyarakat, tidak bisa tidak.

“Sebesar apa semangat para teroris untuk membikin takut masyarakat, maka semangat gerakan pencegahannya harus jauh lebih besar lagi dari itu. Gerakan antiterorisme dan antiradikalisme ini harus didorong dengan kuat oleh unit paling kecil dalam strata pemerintahan yakni pemerintahan desa dan kelurahan," tutupnya. (Phaik/*)