Sepekan Usai Pungut Hitung, Begini Kondisi Kesehatan Penyelenggara Pemilu di Pariaman

Ketua KPU Pariaman, Aisyah lakukan test kesehatan. Foto: Nanda
Pariaman - Sepekan setelah pemungutan dan penghitungan suara pemilu serentak 2019, belum ada penyelenggara dan pengawas pemilu di Kota Pariaman yang dilaporkan alami gangguan kesehatan serius.

Ketua KPU Kota Pariaman, Aisyah, memastikan seluruh kondisi seluruh jajaran penyelenggara pemilu hingga tingkat PPS dalam kondisi baik.

"Ada beberapa orang petugas kami yang mengalami kelelahan biasa karena begadang. Setelah istirahat yang cukup, sehat lagi," jelas Aisyah di Pariaman, Rabu (24/4).

Kata Aisyah, pihaknya saat ini sedang merekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kecamatan. Rekapitulasi hasil penghitungan dimulai pada Minggu (21/4) dan diprediksi selesai esok, Kamis (25/4).

"Saat ini, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hampir menyelesaikan rekapitulasi seluruh pemilihan. Mungkin bisa diselesaikan kurun satu hari atau dua hari ke depan," tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pariaman, Riky Falantino menyebut dua orang petugas pengawas pemilu mengalami gangguan kesehatan ringan karena kelelahan.

"Hanya kelelahan biasa, ada yang flu. Hanya gangguan kesehatan ringan. Tidak begitu menganggu aktivitas pengawas mengawal proses rekapitulasi," ujarnya.

Hari ini jajaran pengawas pemilu telah diperiksa kesehatannya oleh Dinas Kesehatan Kota Pariaman. Hasilnya, seluruh pengawas pemilu dalam kondisi baik.

"Tadi dilakukan pemeriksaan, rata-rata tekanan darah kawan-kawan (pengawas pemilu) dalam kondisi normal. Ada beberapa yang tekanan darahnya sedikit di bawah normal, karena kurang istirharat," lanjut Riky.

Mengantisipasi menurunnya kondisi kesehatan pengawas pemilu, pihaknya  menginstruksikan jajaran pengawas pemilu melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.

"Kita juga menekankan kepada kawan-kawan untuk menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi air putih yang cukup dan vitamin. Jika ada keluhan dengan kondisi kesehatan, segera laporkan, agar cepat dapat bantuan tim medis," pungkasnya. (Nanda)