Terapkan Smart City, Padangpariaman Butuh Programer di Tiap OPD

Foto: ZHK
Paritmalintang - Pasca penilaian kota pintar yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Kominfo Padangpariaman, Zahirman lakukan gerakan dengan memberikan pemahaman mengenai kota pintar kepada seluruh jajarannya.

Menurut Zahirman, meningkatkan knowledge tentang smart city adalah wajib bagi seluruh ASN yang bertugas di Lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika.

“Alhamdulilah berkat ridho dari Allah SWT dan dukungan dari seluruh masyarakat, Kabupaten Padangpariaman masuk dalam program Gerakan menuju 100 Smart City binaan Kementerian Kominfo. Namun tantangan ke depan adalah bagaimana kita betul-betul mampu mewujudkan sebuah kota pintar dan tidak hanya sekadar merek semata. Langkah awalnya kita mulai dari peningkatan pengetahuan aparatur Diskominfo seputar kota pintar ini,” kata Zahirman, Senin (11/3).

Ia menekankan akan pentingnya seluruh pegawai di Dinas Kominfo paham dengan smart city. Sekiranya ada masyarakat yang bertanya dapat dengan mudah menjawab pertanyaan tersebut.

Terwujudnya kota pintar, kata dia tidak terlepas dari dukungan Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni.

“Kita didukung oleh bapak bupati yang ingin merubah wajah Padangpariaman menjadi kota pintar. Bupati juga mendukung penuh dari segi pengganggaran. Maka dari itu, kita akan tindak lanjuti apresiasi ini dengan menyusun langkah-langkah persiapan pelaksanaan kegiatan smart city,” sambungnya.

Disamping itu, pihaknya akan singkronkan semua program yang ada di Organisasi Perangkat Daerah lainnya agar nantinya mendukung percepatan smart city di Kabupaten Padangpariaman.

“Pada tahun 2020 nanti, kita akan dorong setiap OPD agar dapat menciptakan program yang menyangkut dengan komponen-komponen smart city,” jelasnya.

Ia juga telah menerangkan kepada jajarannya apa-apa saja yang termasuk ke dalam komponen smart city yang harus diperhartikan. Di antanya Smart Governance, Smart Branding, dan Smart People. 

Seperti Smart Governance, merupakan kemampuan pemerintah daerah untuk mengelola dan mengendalikan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengembangan dan penerapan smart city. 

Contoh kecilnya saja, dalam urusan surat – menyurat. Dalam waktu dekat Dinas Kominfo Padangpariaman akan mengembangkan aplikasi “SIAPKAN” (Sistem Informasi Administrasi Persuratan Kantor). Dengan adanya aplikasi tersebut akan membantu pemerintah daerah dari segi efisiensi waktu dan memudahkan pekerjaan sehari hari.

Terpisah, Kasi Pengembangan Aplikasi, Dedi Yuswar mengatakan pihaknya akan bangun dan kembangkan aplikasi pada seluruh OPD di Padangpariaman. Program itu dunamakan “satu OPD, satu programmer” di samping tenaga IT yang dimiliki Dinas Kominfo sebanyak 10 orang.

“Dengan adanya tenaga programmer di setiap OPD, sangat membantu kita untuk mempercepat penerapan smart city di Padangpariaman," kata dia. (Tim)