Temui Archandra Tahar, Genius Ingin "Transfer Energi" Membangun ke Jajaran Pemerintahannya

Foto: Eri Elfadri
Pariaman - Walikota Pariaman, Genius Umar beserta 110 orang rombongan Kepala Desa, Lurah dan pengurus LKAAM Kota Pariaman berkunjung ke Kementerian ESDM RI di Jakarta.

Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi dan dijamu langsung oleh Wamen ESDM RI , Archandra Tahar yang juga putra Pariaman itu di Ruang Damar Gedung Herritage Kemen ESDM, Senin (18/3).

"Hari ini kami beserta rombongan sangat berterimaksih sekali karena telah disambut langsung oleh putra Pariaman di Kantor Kemen ESDM. Silaturahmi ini salah satu bentuk peran serta tokoh perantau untuk kampungnya. Bapak Archandra Tahar telah berperan aktif untuk mendapatkan dana pembangunan Pasar Pariaman sebesar Rp120 miliar oleh pemerintah pusat," ungkap Genius Umar.

Selain itu kata Genius, pihaknya juga ingin melihat kinerja pemerintah pusat khususnya Kemen  ESDM dalam membangun negara, agar bisa menjadi motivasi baginya dalam membangun daerah.

Rangkaian kinerja pemerintah pusat juga merupakan rangkaian pemerintah di daerah yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya.

"Kebijakan yang diambil oleh Kemen ESDM terkait BBM, listrik dan sebagainya akan berdampak terhadap kami di daerah. Maka dari itu jika kita tahu prosedur dan alasan kebijakan tersebut diambil, tentu kami di daerah bisa menjelaskannya kepada masyarakat luas," terangnya.

Archandra Tahar menyambut baik kunjungan dari Kota Pariaman. Ia bersyukur bisa bertemu dan menjalis silaturahmi dengan sanak saudara dari Kota Pariaman.

"Seharusnya kami yang datang ke daerah untuk memberi penjelasan kepada masyarakat, namun sekarang perangkat daerah yang datang ke pusat. Tentu ini suatu yang perlu kami syukuri," ungkapnya.

Archandra Tahar menjelaskan konsep energi yang berkeadilan kepada rombongan.  Energi harus sama di seluruh Indonesia. Kemen ESDM mengurus seluruh yang ada di perut bumi, matahari dan antara perut bumi dan matahari, kelistrikan, energi terbarukan serta kebencanaan karena bencana di Indoensia banyak yang berhubungan dengan geologi.

"Sangat banyak dan luas yang diurus Kementrian ini. Begitu luasnya yang diurus dan tidak boleh salah urus karena sektor ESDM menyumbang 68 persen Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) pada tahun 2018 lalu," sambungnya.

Ia menjelasakan dari Rp275,4 triliun PNPB pada 2018, ESDM menyumbang Rp187 triliun. Jumlah tersebut merupakan angka tertinggi dalam empat tahun terakhir.

"Perlahan namun pasti satu persatu sumber kekayaan energi bangsa Indonesia kembali dikelola anak bangsa," jelasnya. (Eri)