Mardison Instruksikan Pihak Sekolah Gelar Razia Rutin Smartphone di Sekolah

Foto: Nanda
Pariaman - Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin menginstruksikan agar seluruh sekolah di Kota Pariaman rutin merazia pelajar yang membawa telepon pintar (smartphone) dan sepeda motor ke sekolah.  

Instruksi itu, kata dia, menindaklanjuti edaran Walikota Pariaman yang melarang pelajar membawa smartphone dan sepeda motor ke sekolah yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota Pariaman pada awal Maret 2019 yang lalu.   

"Instruksi itu harus dijalankan dengan merazia barang bawaan siswa, apakah membawa smartpone atau tidak. Untuk penggunaan sepeda motor juga begitu, harus dilarang," katanya usai menjadi pembina upacara di SMP Negeri 4 Pariaman, Senin (18/3).

Menurut Mardison, walikota dan dirinya, akan memantau langsung pelaksanaan larangan edaran Walikota Pariaman itu oleh masing-masing sekolah.

Tidak hanya itu, Satuan Polisi Pamong Praja akan melakukan razia terpusat ke SMP dan SMA yang ada di Kota Pariaman.

"Kita akan minta laporannnya kepada masing-masing sekolah. Satpol PP juga akan merazia dengan mendatangi pihak sekolah," ulasnya.

Ia mengatakan penggunaan smartphone dan sepeda motor ke sekolah menggangu aktivitas belajar siswa. Dengan smartphone, ia khawatir siswa bisa mengakses informasi atau konten negatif di internet.

Begitu pula dengan sepeda motor, kadang kala digunakan siswa untuk bolos di jam sekolah. Tidak hanya itu, pelajar yang mengendarai sepeda motor kerap terlibat kecelakaan lalu lintas.

"Kita juga minta pihak kepolisian memberikan sanksi tilang kepada siswa yang mengendarai sepeda motor ke sekolah tanpa SIM," imbuhnya.

Mardison mengatakan, dirinya akan mengunjungi SMP dan SMA yang ada di Kota Pariaman secara bergiliran untuk menyampaikan motivasi kepada siswa untuk serius menuntut ilmu di sekolah.

"Saya akan kunjungi seluruh sekolah untuk memotivasi semangat belajar siswa. Satu tahun ini, semuanya akan terkunjungi," pungkasnya. (Nanda)