Jokowi Akan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pasar Pariaman, Gerindra Minta Bawaslu Pasang Mata

Baliho Presiden Joko Widodo di Pasar Pariaman. Foto: Nanda
Pariaman - Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin menegaskan peletakan batu pertama pembangunan ulang Pasar Pariaman oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ada unsur politik Pilpres 2019.

Presiden Joko Widodo direncanakan bakal melakukan peletakan batu pertama pembangunan ulang Pasar Pariaman pada pekan pertama April 2019.

"Tidak ada unsur politis di situ. Peletakkan batu pertama oleh pak presiden karena memang pembangunan 1000 pasar adalah program pemerintah pusat, bagian dari nawacita presiden," katanya, usai menggelar pertemuan relokasi pedagang Pasar Pariaman, Selasa (5/3).

Kehadiran Joko Widodo dalam peletakan batu pertama pembangunan ulang Pasar Pariaman sebagai presiden. Bukan sebagai calon presiden atau peserta pemilu 2019.

Mardison meminta masyarakat tidak mengaitkan rencana peletakan batu pertama pembangunan ulang Pasar Pariaman dengan politik jelang pilpres.

        "Jangan dikaitan dengan politik pilpres. Beliau dalam kapasitas sebagai presiden bukan capres," kata Ketua DPD Partai Golkar Kota Pariaman ini.

Terpisah, ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi Kota Pariaman, Mimi Elfita tidak mempersoalkan rencana kedatangan presiden Jokowi dalam peletakan batu pertama pembangunan ulang pasar.

"Kami mengapresiasi kedatangan beliau (Jokowi) sebagai presiden. Tidak ada persolan, asal jangan ada unsur kampanyenya," katanya.

Mengantisipasi terjadinya yang mengarah pada kegiatan kamppanye, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Pariaman itu akan mengirimkan kader partai dan tim BKD Prabowo-Sandi memantau kegiatan tersebut.

"Kami meminta Bawaslu Kota Pariaman aktif melakukan pengawasan, mungkin juga bisa koordinasi dengan panitia agar tidak terjadi kegiatan kampanye," pungkasnya.

Saat ini satu buah papan iklan rencana peletakan batu pertama oleh presiden Jokowi telah terpasang di Simpang depan Pasar Pariaman. (Nanda)