4 Anak Tertangkap Ngelem, Satu di Antaranya Ngaku Pernah Setubuhi Hewan Piaraan

Pol PP Pariaman amankan sementara anak bawah umur yang kedapatan ngisap lem. Foto: Nanda

Pariaman - Empat orang anak bawah umur tertangkap sedang menghisap lem di Pasar Pariaman, Senin (28/1) malam. Keempat anak tersebut merupakan warga Kelurahan Kampung Perak, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman yang rata-rata berusia 10 sampai 14 tahun.

Mereka diamankan petugas Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Pariaman yang sedang berpatroli malam.

Kasi PPNS Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman, Riri Mayangsari menyebut jika keempat anak tersebut masih dalam kondisi setengah sadar saat ditemukan anggotanya.

"Mereka dalam kondisi setengah sadar saat anggota menemukan dan mengamankan. Setelah itu kita bawa ke Mako Satpol PP untuk dilakukan pendataan," jelasnya Selasa (29/1).

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan terhadap anak tersebut diketahui mereka juga pernah melakukan tindakan pencurian dengan membobol beberapa kios toko yang ada di Pasar Pariaman.

"Pengakuannya melakukan pencurian di kios Pasar Pariaman, dengan membobol kios tersebut. Ada kios pengrajin perhiasan perak dan toko pakaian, dari pengakuannya," ulasnya.

Riri menyebut, keempat anak tersebut bukanlah pertama kalinya berurusan dengan pihak keamanan. Sebelumnya, empat bulan silam anak ini juga pernah diamankan pihak Polres Pariaman karena terlibat pencurian di Pasar Pariaman.

"Mereka sudah pernah diamankan juga karena empat bulan yang lalu terlibat pencurian di pasar," pungkasnya.

Rencananya anak tersebut akan diserahkan kepada pihak Polres Pariaman untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Sementara itu, salah seorang anak tersebut Putra, 14 (nama samaran) tidak hanya terlibat dengan perilaku menghisap lem dan melakukan pencurian.

Dari pengakuannya juga pernah melakukan hubungan seksual dengan lawan jenis. Lebih parah lagi, ia mengaku pernah menyebutuhi anjing piaraannya sendiri.

"Karena tidak ada perempuan, lebih baik itu saja yang dikerjai," pungkasnya. (Nanda)