Pedagang Minta Pembongkaran Pasar Pariaman Setelah Idul Fitri

Foto: Nanda
Pariaman - Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Pariaman meminta agar Pemko Pariaman membongkar bangunan Pasar Serikat B Pariaman atau Pasar Pariaman dilakukan setelah lebaran Idul Fitri 2019.
      
Padahal, pembongkaran bangunan pasar direncanakan Pemko Pariaman pada Februari 2019 mendatang.
     
"Pedagang meminta agar pembongkaran pasar dilakukan setelah liburan Idul Fitri. Permintaan tersebut disampaikan kepada kami," ujar Ketua APPSI Kota Pariaman, Romi Rusli saat Musda APPSI Kota Pariaman, Minggu (20/1).
      
Penundaan pembongkaran bangunan pasar dikarenakan hari raya Idul Fitri merupakan harapan meningkatnya omset pedagang yang berjualan di pasar tersebut.
      
Peningkatan omset pada musim lebaran, diharapkan dapat menutupi minimnya pendapatan pedagang karena sepinya penjualan pada hari biasa. 

"Harapannya peningkatan omset pada musim lebaran bisa menutupi minimnya pendapatan pedagang pada hari biasa, karena sepinya pasar," ulasnya.
     
Selain itu, pedagang meminta agar pemindahan pedagang ke pasar penampungan sementara, setelah fasilitas pendukung seperti listrik dan air telah dilengkapi.
    
"Atap kios penampungan agak lebar, agar dagangan pedagang tidak basah saat kios diguyur hujan. Pedagang juga mengharapkan agar kios dikelompokkan dagangan basah dan kering," katanya.
     
Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin mengatakan, pembongkaran bangunan Pasar Serikat B Pariaman akan dimulai bulan Maret 2019 mendatang. Usai dibongkar, pengerjaan pembangunan ulang pasar langsung dimulai. Pengerjaan pembangunan pasar ditargetkan selesai dalam kurun waktu kurang dari 12 bulan atau satu tahun.
     
"Tidak bisa ditunda sampai lebaran atau bulan Juli 2019 ini, karena pengerjaan bangunan pasar harus selesai dalam waktu satu tahun. Artinya paling lambat Desember 2019 harus selesai. Jika ditunda pembongkarannya, pengerjaan bangunannya tidak selesai tepat waktu," kata dia.
      
Mardison mengatakan jika pekerjaan pembangunan kios penampungan pedagang sedang dalam proses pelengangan. Jika telah mendapatkan pemenang, pengerjaan kios penampungan bisa dilakukan.
      
Ia meyakini pemindahan pedagang ke kios penampungan sementara di kawasan Lapangan Merdeka dan jalan depan pasar, tidak membuat omset pedagang menurun.
      
"Lokasi kios penampungan juga di lokasi yang strategis di kawasan lapangan merdeka dan jalan jalur dua. Jaraknya juga dekat malahan," pungkasya. (Nanda)