Mulyadi: Ratusan Relawan GEMA Patroli Awasi "Serangan Fajar"

Ketua tim kampanye pasangan calon nomor urut 3 Mulyadi. Foto/OLP
Pariaman ----- Sebanyak 320 saksi pasangan calon walikota dan wakil walikota Pariaman nomor urut 3, Genius Umar dan Mardison Mahyuddin, dikerahkan mengawal pemungutan dan penghitungan suara pada 27 Juni 2018. Sebelum bertugas di 155 TPS, seluruh saksi mendapatkan bimbingan teknis dari tim.

Ketua tim kampanye Genius - Mahyuddin, Mulyadi dan sekretaris tim kampanye Priyaldi menuturkan, sebanyak 155 orang saksi akan berada di dalam TPS. Sedangkan sisanya, bertugas diluar TPS memantau kemungkinan terjadinya kecurangan atau pelanggaran pemilu.

"Ada saksi yang berada di dalam TPS, sedangkan sisanya berada diluar TPS sebagai cadangan dan mengawasi jika ada kecurangan yang mungkin terjadi sesaat sebelum pemilih mencoblos," terang Mulyadi usai memimpin bimtek saksi di Pariaman, Senin (25/6).

Ia menekankan agar saksi tidak meninggalkan TPS sebelum aktivitas di TPS ditutup. Saksi paslon nomor 3 juga telah mulai bertugas sejak H-1 atau sehari sebelum hari pencoblosan.

"Pada H-1, saksi kita libatkan melakukan pengawasan kemungkinan adanya serangan fajar. Kami sudah siapkan sistim lapor cepat jika ada kecurangan dan pelanggaran," katanya.

Lebih jauh ditambahkan Mulyadi, pihaknya juga telah memetakan titik rawan kemungkinan terjadinya kecurangan dan pelanggaran yang akan merugikan pasangan calon Genius Umar dan Mardison Mahyuddin. 


Ratusan relawan yang tersebar di 71 desa dan kelurahan juga melakukan patroli mengawasi kecurangan pilkada politik uang atau serangan fajar.

"Sudah dipetakan titik daerah yang rawan politik uang. Tim ada yang patroli mengawasi pada black spot ini," pungkasnya. (Nanda)